Headline.co.id, Semarang ~ Rizki Arya Dinata, siswa kelas IX MTs Negeri 1 Kepulauan Meranti, tampil pada babak final Tilawah Al-Qur’an Golongan Anak dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2026). Perwakilan Provinsi Riau asal Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, itu melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di hadapan dewan hakim. Rizki mencapai babak final setelah menjalani latihan dan pembinaan untuk memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an. Baginya, keikutsertaan dalam MTQ Nasional menjadi kesempatan untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus belajar dari qari muda berbagai daerah.
Rizki tampil bersama para peserta dari sejumlah provinsi yang berhasil menembus babak final kompetisi tingkat nasional tersebut. Panggung final itu menjadi pengalaman penting bagi siswa madrasah tersebut untuk mengukur kemampuan yang selama ini diasah melalui latihan.
Alih-alih hanya berfokus pada hasil perlombaan, Rizki memandang MTQ Nasional sebagai ruang untuk memperluas pengalaman. Ia dapat menyaksikan kemampuan peserta lain, mengenal keragaman gaya para qari muda, dan memahami bahwa proses belajar membaca Al-Qur’an masih panjang.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Saya bersyukur bisa sampai ke babak final MTQ Nasional. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya ingin memberikan penampilan terbaik dan terus belajar agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam membaca Al-Qur’an,” ungkap Rizki.
Rizki Minta Doa dan Dukungan
Menjelang penampilannya di babak final MTQ Nasional XXXI, Rizki meminta dukungan dari orang tua, guru, teman-teman, dan masyarakat Riau. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantunya tampil dengan baik dan tetap percaya diri saat berada di panggung nasional.
“Saya mohon doa dari orang tua, guru, teman-teman, dan masyarakat Riau. Semoga saya bisa tampil dengan baik dan tetap percaya diri,” tuturnya.
Pengalaman bertemu dengan qari muda dari berbagai daerah juga semakin mendorong Rizki untuk terus mengembangkan kemampuannya. Ia menyadari kemampuan membaca Al-Qur’an perlu terus diasah melalui proses belajar yang berkelanjutan.
Dukungan Keluarga Mengiringi Perjalanan
Perjalanan Rizki dari Selatpanjang menuju panggung MTQ Nasional di Semarang tidak terlepas dari dukungan keluarga. Putra M. Sartono itu tumbuh di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam lingkungan yang mendorongnya untuk terus belajar dan mendalami Al-Qur’an.
M. Sartono menyambut pencapaian anaknya dengan rasa bangga dan syukur. Namun, ia menilai keberhasilan mencapai final bukanlah akhir dari perjalanan Rizki dalam belajar membaca Al-Qur’an.
“Sebagai orang tua, kami tentu sangat bangga dan bersyukur Rizki bisa sampai ke babak final MTQ Nasional. Bagi kami, ini bukan hanya soal hasil perlombaan, tetapi tentang proses dan perjuangan yang sudah dilaluinya,” ujar Sartono.
Menurut Sartono, pengalaman mengikuti MTQ Nasional diharapkan dapat menjadi bekal bagi Rizki untuk terus berkembang, baik dalam kemampuan membaca Al-Qur’an maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami selalu mengingatkan Rizki agar tetap rendah hati, jangan cepat puas, dan terus mencintai Al-Qur’an. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal untuk perjalanan Rizki ke depan,” tambahnya.
Dari Madrasah di Selatpanjang ke Tingkat Nasional
Rizki mencapai panggung nasional melalui proses latihan yang dilakukan berulang, bimbingan guru, dukungan keluarga, serta kemauan untuk terus memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an. Proses tersebut mengantarkan siswa MTs Negeri 1 Kepulauan Meranti itu mewakili Riau dalam final Tilawah Al-Qur’an Golongan Anak.
MTQ Nasional XXXI menjadi ruang bagi Rizki untuk menguji kemampuan sekaligus belajar dari peserta lain. Pertemuan dengan qari muda dari berbagai daerah memperkaya pengalamannya dan memberinya kesempatan untuk melihat beragam gaya serta kemampuan dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Perjalanan Rizki juga menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur’an dapat tumbuh dari lingkungan pendidikan dan komunitas di daerah hingga membuka kesempatan bagi siswa untuk tampil di tingkat nasional. Panggung final di Semarang menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Rizki bersama Al-Qur’an.
Apa pun hasil yang dibawanya pulang ke Kepulauan Meranti, pengalaman tampil di MTQ Nasional telah menjadi bekal berharga bagi Rizki. Ia ingin terus belajar, menjaga kerendahan hati, dan mencintai Al-Qur’an.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















