Headline.co.id, Serdang Bedagai ~ Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mendorong pemeriksaan dan skrining Tuberkulosis (TBC) secara rutin untuk mendeteksi kasus sejak dini dan menekan penyebaran penyakit. Upaya tersebut dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan gratis di 144 titik dengan sasaran 14.400 warga selama Agustus hingga November 2026. Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan meninjau pelaksanaan skrining TBC di Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, pada Rabu (16/9/2026). Pemeriksaan itu diharapkan dapat menekan kasus TBC di Desa Sialang Buah hingga tidak ditemukan lagi di Sergai.
Skrining TBC Menjangkau 144 Titik
Adlin mengatakan pemeriksaan dan skrining menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat. Menurut dia, deteksi lebih awal dapat membantu penanganan apabila ditemukan gejala yang mengarah pada TBC.
“Hari ini kita dalam rangka mengecek kondisi masyarakat, khususnya di Desa Sialang Buah Teluk Mengkudu. Harapan kita, kasus TBC di desa ini menjadi nol atau tidak ditemukan lagi di Sergai. Oleh karena itu, kegiatan pemeriksaan dan screening seperti ini sangat penting dilakukan,” ujar Adlin saat meninjau pelaksanaan skrining TBC di Desa Sialang Buah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut dilaksanakan di 144 titik di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Skrining TBC menjadi salah satu jenis pemeriksaan yang diberikan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berlangsung selama Agustus hingga November 2026.
Sekretaris Dinas Kesehatan Sergai Yani Aisyah Nasution menyebutkan, skrining TBC menyasar 14.400 orang. Ia memastikan seluruh pemeriksaan diberikan secara gratis bagi masyarakat Sergai.
“Pagu anggaran pemeriksaan menggunakan dana dari Kementerian Kesehatan dan seluruh pemeriksaan dilakukan secara gratis bagi masyarakat Sergai,” ujar Yani.
Warga Diingatkan Mengenali Gejala TBC
Adlin mengingatkan masyarakat agar memperhatikan sejumlah gejala yang dapat mengarah pada TBC. Gejala tersebut lain batuk berkepanjangan, berkeringat saat tidur pada malam hari, demam tinggi, dan penurunan berat badan yang signifikan.
Ia mengatakan TBC dapat disembuhkan apabila ditangani dan diobati dengan baik. Karena itu, masyarakat diminta tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami gejala yang mengarah pada penyakit tersebut.
“Tidak perlu malu dan ragu untuk memeriksakan diri. Justru dengan melakukan pemeriksaan lebih awal, kita dapat mengetahui kondisi kesehatan dan apabila ditemukan gejala, dapat segera dilakukan penanganan,” kata Adlin.
Pelaksanaan skrining secara gratis di berbagai titik diharapkan membuka akses pemeriksaan yang lebih luas bagi warga. Pemeriksaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai untuk menemukan kasus TBC sejak dini dan menekan penyebarannya.
Perhatian terhadap Kasus Malaria
Selain mendorong skrining TBC, Adlin meminta Dinas Kesehatan dan Puskesmas meningkatkan perhatian terhadap kasus malaria di Kecamatan Teluk Mengkudu. Permintaan tersebut disampaikan agar kasus malaria di wilayah itu dapat dikurangi.
Dengan demikian, pemeriksaan kesehatan di Desa Sialang Buah tidak hanya diarahkan untuk mendeteksi TBC, tetapi juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperhatikan persoalan kesehatan lain di Kecamatan Teluk Mengkudu.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terus mengarahkan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai sarana deteksi dini. Khusus untuk TBC, pemerintah daerah menargetkan pemeriksaan dapat membantu menekan kasus hingga tidak ditemukan lagi di Sergai.



















