Headline.co.id, Jakarta ~ Arema FC imbang 1-1 saat menjamu Persik Kediri pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (18/9/2026). Hasil tersebut terjadi setelah Arema FC tertinggal lebih dulu melalui gol Zanadin Fariz pada menit keenam sebelum Careca menyamakan kedudukan lewat penalti pada menit ke-28. Meski mampu meningkatkan tekanan pada babak kedua dan menciptakan sejumlah peluang, Arema FC gagal mencetak gol tambahan sehingga kedua tim berbagi satu poin. Careca menilai hasil itu belum sesuai harapan karena Arema FC mengincar kemenangan di kandang sendiri.
Gelandang serang Arema FC tersebut tampil sebagai pencetak gol penyelamat. Namun, gol itu tidak sepenuhnya menghapus kekecewaan Careca karena tim berjuluk Singo Edan tersebut tidak mampu mengamankan tiga poin dari laga derby melawan Persik Kediri.
Arema FC Imbang Setelah Tertinggal Gol Cepat
Arema FC harus menghadapi situasi sulit sejak awal pertandingan. Zanadin Fariz membawa Persik Kediri unggul ketika laga baru berjalan enam menit. Tuan rumah kemudian berusaha merespons dan mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-28. Careca menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti dan mengubah skor menjadi 1-1. Kedudukan itu bertahan hingga pertandingan berakhir.
Menurut Careca, Persik Kediri memang lebih banyak menguasai bola pada babak pertama. Meski demikian, ia menilai lawan tidak banyak memperoleh peluang bersih untuk menambah keunggulan.
“Seperti yang dikatakan pelatih, di babak pertama lawan lebih banyak menguasai bola, tetapi mereka sebenarnya tidak memiliki begitu banyak peluang bersih untuk mencetak gol,” ujar Careca usai laga.
Performa Meningkat pada Babak Kedua
Arema FC tampil lebih dominan setelah jeda. Penyesuaian taktik membuat tim tuan rumah mampu meningkatkan kontrol permainan dan menekan pertahanan Persik Kediri.
Careca menyebut Arema FC menciptakan banyak peluang pada paruh kedua untuk membalikkan keadaan. Namun, usaha tersebut belum menghasilkan gol kemenangan. Dua gol Arema FC bahkan dianulir karena offside.
“Di babak kedua kami bisa lebih mengontrol permainan dan menciptakan banyak peluang untuk keluar sebagai pemenang. Tapi kami tahu laga derby selalu tidak mudah dan sering kali ditentukan oleh detail-detail kecil,” ungkap pemilik nomor punggung 95 tersebut.
Dominasi Arema FC pada babak kedua membuat tim memiliki kesempatan untuk mengamankan kemenangan. Akan tetapi, hingga pertandingan selesai, skor tetap imbang 1-1.
Careca Fokus pada Kemenangan Tim
Careca menegaskan bahwa gol yang dicetaknya bukan tujuan utama. Ia menyebut target para pemain Arema FC sejak awal adalah meraih kemenangan dan membawa pulang tiga poin.
Pemain asal Brasil bernama lengkap Raianderson da Costa Morais itu mengatakan para pemain telah bekerja keras sepanjang pekan untuk menghadapi pertandingan tersebut. Karena itu, hasil imbang di kandang dinilainya belum memenuhi harapan tim.
“Kami masuk ke lapangan untuk meraih tiga poin, kami sudah bekerja sangat keras sepanjang minggu untuk pertandingan ini,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Careca menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian individu. Meski mencetak gol penyama kedudukan, ia tetap menyoroti kegagalan Arema FC meraih kemenangan dalam laga kandang tersebut.
Janji Careca untuk Aremania
Careca juga menyampaikan komitmennya kepada Aremania, pendukung Arema FC yang memadati Stadion Kanjuruhan. Pemain berusia 31 tahun itu berjanji terus meningkatkan kinerja dan memberikan upaya terbaik untuk klub.
“Yang bisa saya janjikan kepada Aremania adalah selalu memberikan versi terbaik dari diri saya. Saya berjanji akan bekerja sekeras mungkin dan berjuang penuh untuk klub. Sekarang kami harus fokus dan bekerja lebih keras lagi untuk mendapatkan tiga poin di pertandingan berikutnya,” tegas Careca.
Hasil imbang 1-1 membuat Arema FC mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan BRI Super League 2026/2027. Posisi Singo Edan di klasemen sementara masih dapat turun setelah seluruh pertandingan pada pekan ketiga selesai digelar.




















