Highlight Berita:
Headline.co.id, Brasilia ~ Pemerintah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengumumkan kenaikan 15 persen pada manfaat program bantuan sosial Bolsa Familia menjelang pemilu presiden yang akan digelar pada Oktober 2026. Pengumuman disampaikan Lula bersama para menteri di Brasilia pada Kamis, dengan manfaat minimum bulanan dinaikkan dari 600 real atau sekitar 116 dolar AS menjadi 691 real atau sekitar 134 dolar AS mulai bulan depan. Pemerintah menyatakan penyesuaian itu ditujukan untuk menjaga daya beli keluarga penerima setelah inflasi meningkat sejak 2023. Kebijakan tersebut akan dijalankan melalui anggaran yang menurut pemerintah sudah tersedia tanpa menimbulkan tambahan pengeluaran di luar rencana.
Lula menempatkan kenaikan bantuan itu sebagai penyesuaian terhadap tekanan biaya hidup. Dalam unggahan di media sosial, ia mengatakan program tersebut telah mengubah kehidupan jutaan warga Brasil dan menekankan perannya dalam menopang kebutuhan rumah tangga serta perputaran uang di perekonomian.
'Ini adalah program yang telah mengubah kehidupan jutaan warga Brasil,' kata Lula. Ia menambahkan, 'Ini adalah pendapatan untuk menaruh makanan di atas meja. Ini adalah uang yang beredar dalam perekonomian. Ini adalah lebih banyak martabat bagi keluarga Brasil.'
Manfaat Minimum Naik Menjadi 691 Real
Melalui penyesuaian tersebut, manfaat minimum Bolsa Familia naik 91 real per bulan, dari 600 real menjadi 691 real. Pemerintah mengaitkan perubahan itu dengan kenaikan harga yang telah menggerus kemampuan belanja rumah tangga sejak program tersebut diluncurkan kembali pada Maret. Kenaikan manfaat itu berlaku mulai bulan depan setelah diumumkan pemerintah di Brasilia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menteri Perencanaan Bruno Moretti menyatakan manfaat tunai yang lebih tinggi akan membantu penerima mempertahankan daya beli di tengah meningkatnya biaya hidup. Menurut dia, inflasi sejak peluncuran kembali program pada Maret hingga Agustus mencapai 15,04 persen.
'Inflasi sejak peluncuran kembali program pada Maret hingga Agustus berada di angka 15,04 persen,' kata Moretti.
Pemerintah Sebut Anggaran Sudah Menampung Kenaikan
Kenaikan bantuan berlangsung ketika pemerintahan Lula menghadapi tekanan akibat meningkatnya biaya pembayaran utang. Menteri Keuangan Dario Durigan menyatakan anggaran berjalan dapat menutup tambahan manfaat tersebut tanpa menciptakan pengeluaran tambahan di luar yang telah diperhitungkan.
Tambahan bantuan itu diperkirakan menelan biaya 5,8 miliar real atau sekitar 1,13 miliar dolar AS pada 2026 dan 22 miliar real atau sekitar 4,27 miliar dolar AS pada 2027. Pemerintah tetap mempertahankan kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya melindungi penghasilan keluarga berpendapatan rendah dari kenaikan biaya hidup.
Kenaikan Bantuan Terjadi Menjelang Pemilu Oktober
Pengumuman kenaikan Bolsa Familia dilakukan menjelang pemilu presiden Brasil pada 4 Oktober 2026. Lula menghadapi kandidat dari kubu kanan, Flavio Bolsonaro, putra mantan presiden Jair Bolsonaro. Jajak pendapat Datafolha yang dirilis pada Kamis mencatat dukungan putaran pertama sebesar 39 persen untuk Lula dan 36 persen untuk Flavio Bolsonaro.
Untuk skenario putaran kedua, jajak pendapat yang sama mencatat angka 46 persen untuk Lula dan 44 persen untuk Flavio Bolsonaro. Angka tersebut merupakan hasil survei pada saat dirilis dan tidak menentukan hasil pemungutan suara.
Penyesuaian manfaat menjelang pemilu diperbolehkan di Brasil dan bukan hanya dilakukan oleh pemerintahan berhaluan kiri. Menjelang pemilu presiden 2022, pemerintahan Jair Bolsonaro juga meningkatkan pembayaran tunai. Berdasarkan analisis yang dikutip dalam bahan sumber, total pembayaran tersebut mencapai sekitar 273 miliar real atau 52 miliar dolar AS pada 2022 dan 2023.
Bolsa Familia Tetap Menjadi Program Utama Pemerintah
Bolsa Familia merupakan salah satu program utama yang melekat pada rekam kebijakan Lula dan Partai Pekerja. Program itu ditempatkan dalam pendekatan yang menggabungkan demokrasi politik dengan kebijakan sosial dan ekonomi untuk mengatasi kemiskinan serta ketimpangan.
Rumah tangga dengan pendapatan bulanan 218 real atau sekitar 42 dolar AS memenuhi syarat untuk mengikuti program tersebut. Bolsa Familia memberikan bantuan kepada jutaan keluarga miskin di Brasil, sehingga perubahan nilai manfaat berdampak langsung pada kelompok penerima berpenghasilan rendah.
Pemerintah Juga Pertimbangkan Keringanan Utang
Selain menaikkan bantuan sosial, pemerintah juga mempertimbangkan proposal keringanan utang untuk mengurangi tekanan pada peminjam. Durigan menyampaikan rencana itu dalam sebuah wawancara yang diterbitkan surat kabar Brasil Extra.
'Ini tentang memungkinkan orang-orang yang saat ini memiliki lebih banyak pekerjaan, lebih banyak pendapatan, dan akses yang lebih besar terhadap layanan berkualitas untuk memulai kembali,' kata Durigan.
Kenaikan Bolsa Familia dan pembahasan keringanan utang muncul ketika pemerintah berupaya menjaga daya beli di tengah kenaikan biaya hidup. Pemerintah menyatakan anggaran saat ini dapat membiayai kenaikan manfaat, sementara nilai bantuan yang lebih tinggi diharapkan membantu keluarga penerima mempertahankan kemampuan belanja mereka.
















