Headline.co.id, Malang ~ Arema FC akan menghadapi Persik Kediri pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2026) pukul 15.30 WIB. Penjaga gawang Arema FC, Adi Satryo, menyatakan kesiapan tim untuk mengamankan tiga poin dalam pertandingan sesama klub Jawa Timur tersebut. Optimisme itu dibangun melalui persiapan taktis yang matang, fokus, dan maksimal, termasuk meningkatkan komunikasi lini belakang untuk meredam ancaman penyerang Persik, Jose Henrique.
Arema FC Siapkan Komunikasi Lini Belakang
Adi Satryo menilai Persik Kediri memiliki penyerang yang berbahaya di dalam kotak penalti. Jose Henrique menjadi perhatian utama karena mampu memanfaatkan duel udara dan peluang dengan satu sentuhan.
Penyerang yang dijuluki bagian dari Macan Putih itu telah mencetak dua gol. Karena itu, Adi berencana memperkuat koordinasi dengan barisan pertahanan Arema FC agar Jose Henrique tidak memperoleh ruang untuk mengembangkan permainan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Antisipasi saya mungkin memperbanyak komunikasi dan mengingatkan teman-teman di lini belakang untuk menjaga man-to-man. Karena striker lawan ini tipenya cukup liar, duel heading dan penguasaan bolanya di dalam kotak penalti sangat bagus. Jadi saya harus ekstra mengingatkan teman-teman bek untuk disiplin menempel lawan,” ujar Adi Satryo.
Kiper bernomor punggung 30 tersebut menyadari, penjagaan terhadap penyerang Persik tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan individu. Disiplin pemain belakang dan komunikasi sepanjang pertandingan dinilai penting untuk membatasi pergerakan Jose Henrique di area berbahaya.
Persiapan Arema FC Dinilai Matang
Arema FC menghadapi pertandingan ini setelah menjalani laga tandang dari Makassar. Jadwal tersebut membuat tim harus menjaga kesiapan di tengah periode pertandingan yang padat.
Meski demikian, Adi menyebut persiapan yang diberikan tim pelatih di bawah komando Marcos Santos telah diterima dengan baik oleh para pemain. Arahan taktis telah disampaikan dan selanjutnya perlu diterapkan ketika pertandingan berlangsung.
“Pertama-tama kita harus siap untuk pertandingan besok karena persiapan kita sudah sangat matang, sangat fokus, dan maksimal. Apa yang diarahkan oleh pelatih semua sudah disampaikan ke pemain, jadi kita tinggal tunggu pertandingan besok dan mengaplikasikannya di lapangan,” kata Adi.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Arema FC tidak hanya menyiapkan aspek teknis, tetapi juga fokus menjaga kesiapan pemain menjelang laga melawan Persik. Seluruh penggawa Singo Edan disebut berada dalam kondisi siap menghadapi pertandingan di Stadion Kanjuruhan.
Adi Satryo Soroti Perkembangan Pertahanan
Selain membahas ancaman Jose Henrique, Adi Satryo menilai pertahanan Arema FC menunjukkan perkembangan positif pada musim ini. Menurut dia, performa benteng pertahanan tim mengalami peningkatan dibandingkan musim sebelumnya.
Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan setelah laga terakhir. Evaluasi tersebut diperlukan untuk menjaga kedisiplinan pemain Arema FC hingga pertandingan berakhir.
Bagi Adi, konsistensi menjadi hal penting saat menghadapi Persik Kediri. Pemain belakang harus tetap disiplin menjaga lawan dan mempertahankan koordinasi agar tidak memberikan celah bagi lini serang Macan Putih.
Pertandingan Arema FC melawan Persik Kediri menjadi kesempatan bagi Singo Edan untuk mewujudkan target tiga poin di hadapan pendukungnya. Adi Satryo pun menegaskan kesiapan tim untuk menerapkan seluruh instruksi pelatih di lapangan.




















