Headline.co.id, Jakarta ~ MotoGP Red Bull Ring kembali menjadi sorotan menjelang kembalinya ajang balap motor dunia ke Spielberg, Austria. Sirkuit tersebut menjadi panggung sejumlah balapan bersejarah sejak Grand Prix Austria kembali digelar pada 2016. Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, Marc Marquez, Miguel Oliveira, dan Brad Binder merupakan beberapa pembalap yang mencatat kemenangan atau momen penting di lintasan itu. Berbagai duel tersebut dikenang karena pertarungan ketat, manuver di tikungan terakhir, serta perubahan kondisi cuaca yang menentukan hasil balapan.
Red Bull Ring menjadi tujuan terakhir MotoGP di Eropa sebelum rangkaian balapan berlanjut dalam tur flyaway. Menjelang aktivitas di lintasan, perjalanan MotoGP di Spielberg kembali mengingatkan penggemar pada sejumlah pertarungan paling sengit dan kejutan yang pernah terjadi di Austria.
Andrea Iannone Buka Era Baru di Austria
Grand Prix Austria 2016 menandai dimulainya era baru MotoGP di Austria. Andrea Iannone memulai balapan dari pole position dengan target membawa Ducati meraih kemenangan perdana di kelas premier sejak Casey Stoner pada 2010.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Iannone mengawali balapan dengan baik dan langsung merebut holeshot serta memimpin lomba. Namun, posisinya tidak mudah dipertahankan karena mendapat tekanan dari rekan setimnya di Ducati, Andrea Dovizioso. Di belakang keduanya, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo juga terus membayangi dengan motor Yamaha.
Setelah melalui persaingan ketat, Iannone mampu mempertahankan keunggulan hingga finis. Ia memenangi balapan dan menahan Dovizioso di posisi kedua, sementara Lorenzo melengkapi podium di tempat ketiga.
Dovizioso Menang Tipis atas Marquez
Persaingan Dovizioso dan Marc Marquez kembali menjadi pusat perhatian pada MotoGP Red Bull Ring 2017. Marquez memulai balapan dari pole position, sedangkan Dovizioso berada di posisi start di sebelahnya sebagai salah satu pesaing utama dalam perebutan gelar.
Marquez sempat memimpin balapan sebelum Jorge Lorenzo melancarkan serangan untuk merebut posisi terdepan. Pertarungan tiga pembalap itu hanya berlangsung singkat karena Lorenzo kemudian turun ke posisi keempat, di belakang Dani Pedrosa.
Drama terjadi di tikungan terakhir. Marquez mencoba melakukan manuver untuk merebut kemenangan, tetapi serangan tersebut tidak berhasil. Dovizioso akhirnya finis sebagai pemenang dengan keunggulan hanya 0,176 detik.
Setahun kemudian, duel Marquez dan Dovizioso kembali tersaji di Red Bull Ring. Marquez kembali merebut pole position, tetapi Dovizioso dan Fabio Quartararo segera memberikan tekanan. Quartararo sempat berada di posisi ketiga sebelum persaingan kembali mengerucut pada Marquez dan Dovizioso.
Lima lap terakhir berlangsung ketat. Marquez memimpin menuju tikungan terakhir, tetapi Dovizioso kembali melancarkan serangan pada momen penentuan. Kali ini, manuver tersebut berhasil dan Dovizioso memenangi balapan dengan selisih 0,213 detik.
Oliveira Raih Kemenangan Perdana di Styrian GP
Selain Grand Prix Austria, MotoGP juga mencatat drama besar melalui Styrian GP 2020 di sirkuit yang sama. Balapan itu diawali dengan Joan Mir yang langsung melesat ke posisi terdepan. Namun, bendera merah dikibarkan setelah Maverick Viñales mengalami kecelakaan di Tikungan 1.
Setelah balapan dimulai kembali, pertarungan sengit terjadi di barisan depan. Pol Espargaro dan Miguel Oliveira berusaha menghentikan dominasi Ducati di sirkuit tersebut. Persaingan kemudian mencapai puncaknya di sektor terakhir.
Jack Miller mencoba menyalip dari sisi dalam pada tikungan terakhir. Manuver itu membuat Miller dan Espargaro melebar, sekaligus membuka peluang bagi Oliveira untuk merebut kemenangan. Oliveira akhirnya meraih kemenangan perdana di MotoGP.
Brad Binder Menang dengan Ban Slick di Tengah Hujan
Balapan 2021 menjadi salah satu finis paling dramatis di Red Bull Ring. Hujan mulai turun ketika Marc Marquez memimpin pada fase awal balapan. Marquez tampil kuat dalam kondisi lintasan yang mulai basah, tetapi sebagian besar pembalap kemudian masuk pit pada akhir Lap 25 untuk mengganti motor dengan ban basah.
Brad Binder mengambil keputusan berbeda. Pembalap KTM itu tetap berada di lintasan dan melanjutkan balapan dengan ban slick. Keputusan tersebut sempat mengejutkan banyak pihak karena kondisi hujan terus memengaruhi jalannya lomba.
Binder mampu menjaga motornya tetap stabil hingga garis finis. Ia memenangi balapan dalam kondisi basah dengan ban slick, diikuti Francesco Bagnaia dan Jorge Martin. Hasil tersebut menambah daftar momen tak terlupakan yang pernah terjadi di Red Bull Ring.



















