Tingkatkan Produktivitas Stok Pangan, Mentan Ajak Petani Karawang Terapkan 3 Kali Panen

  • Whatsapp
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tengah berbincang-bincang dengan buruh tani di Karawang
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tengah berbincang-bincang dengan buruh tani di Karawang. (Antara)

Headline.co.id (Karawang) ~ Dalam rangka meningkatkan produktivitas stok pangan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak petani di Kabupaten Karawang untuk menerapkan tiga kali tanam atau tiga kali panen dalam setahun.

Baca juga: Mau Memajukan UMKM? Aplikasi Buku Warung Solusinya

“Karawang ini memang optimalisasi penanaman, ketahanan pangannya cukup bagus. Tapi IP (Indeks Pertanaman)-nya hanya 1,9. Jadi perlu optimalisasi lagi,” kata Mentan usai panen raya di Karawang, Sabtu.

Ia menyampaikan, semua sudah sepakat, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten agar diterapkan tiga kali panen dalam setahun di luas lahan sekitar 4.000 hektare di wilayah Kecamatan Rawamerta.

Menurut Syahrul, optimalisasi penanaman tersebut juga perlu dilakukan untuk menghadapi perubahan cuaca sangat ekstrem sesuai dengan imbauan Badan Pangan Dunia (FAO).

Baca juga: Satlantas Polres Lebak Evakuasi 3 Korban Meninggal Akibat Kecelakaan

“Jadi kita harus menyiapkan stok pangan untuk dua tahun ke depan, untuk antisipasi perubahan cuaca sangat ekstrem. Yuk, tiga kali panen dalam setahun. Satu kecamatan ini saja, biar menjadi contoh,” katanya.

Mentan menyampaikan, dalam menghadapi cuaca yg sangat ekstrem, harus ada akselerasi yang lebih kuat di bidang pertanian demj menjaga ketahanan pangan.

“Kita mulai Di Karawang ini dengan model tiga kali tanam, bulan depan dimulai. Jadi yang sudah panen, begitu 14 hari setelah panen harus disikat (panen) lagi. Untuk menjaga stok air, kelebihan air yang ada, akan kita atur. Sehingga kita bisa dapat, minimal tiga kali panen dalam satu tahun,” katanya.

baca juga: Doa Sapu Jagat Latin Dan Artinya Beserta Kegunaannya

Meski mendapat reaksi petani yang menyebutkan kalau tiga kali tanam atau tiga kali panen itu rawan serangan hama dan kelangkaan air, Mentan menyampaikan agar petani tidak boleh menyerah atas kondisi itu. Sebab setiap kendala umumnya bisa diatasi.

“Kita tidak boleh menyerah, seperti kurang air, pompa air diperkuat, kalau tidak bisa diatasi, tinggal ganti varietas,” katanya.

Baca juga: Inilah Fitur Menarik dari Redmi Smart Band Pro yang di hadirkan oleh Xiaomi

Ia menyebutkan Litbang Kementan sudah mempunyai beragam varietas, di antaranya varietas yang tahan genangan air. Ada pula varietas yang bisa ditanam dengan air yang sangat sedikit.

“Kita lihat saja nanti, kesepakatan apa yg bisa diambil dalam satu-dua minggu ini. Mudah-mudahan berjalan lancar (tiga kali panen) dan bisa dicontoh daerah lain untuk mengatasi anomali cuaca,” kata Mentan.

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Manuk Dadali Beserta Arti dan Maknanya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *