Headline.co.id, Dinas Sosial ~ Kependudukan, dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) semakin gencar mempromosikan kampanye antikorupsi melalui platform media sosial. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya integritas dan transparansi dalam pelayanan publik. Kampanye ini diluncurkan pada awal September 2026 dan diharapkan dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Kepala Dinsosdukcapil, Dr. Rina Suryani, menjelaskan bahwa penggunaan media sosial sebagai sarana kampanye dipilih karena efektivitasnya dalam menjangkau audiens yang luas dan beragam. “Media sosial memungkinkan kami untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat dan menyampaikan pesan antikorupsi secara efektif,” ujar Dr. Rina. Ia menambahkan bahwa kampanye ini juga melibatkan konten edukatif yang menarik dan mudah dipahami.
Selain itu, Dinsosdukcapil juga berencana untuk mengadakan diskusi daring dan webinar yang melibatkan para ahli dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak korupsi dan cara-cara pencegahannya. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi,” tambah Dr. Rina.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kampanye ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dinsosdukcapil untuk menciptakan lingkungan pelayanan publik yang bersih dan bebas korupsi. Dengan memanfaatkan teknologi digital, diharapkan pesan antikorupsi dapat tersampaikan dengan lebih cepat dan efektif, sehingga dapat membangun budaya integritas di kalangan masyarakat.




















