Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Singapura Terdampak Asap Karhutla Indonesia, PSI Tembus Kategori Tidak Sehat

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Berita
Reading Time: 6 mins read
416 8
A A
0
Karhutla Indonesia Jadi Sorotan, Asap Pekat Bergerak hingga Singapura

Karhutla Indonesia Jadi Sorotan, Asap Pekat Bergerak hingga Singapura (Ilustrasi gambar)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Singapura mencatat kualitas udara kategori tidak sehat setelah kabut asap akibat karhutla Indonesia terbawa lintas batas.
  • PSI 24 jam wilayah tengah Singapura mencapai 103 pada Sabtu, 5 September 2026 pukul 19.00.
  • Wilayah barat dan timur sebelumnya juga mencatat PSI masing-masing 103 dan 102 pada Sabtu pagi.
  • NEA memperkirakan Singapura masih berpotensi terdampak kabut asap selama kebakaran di Indonesia terus berlangsung.
  • CAMS mencatat karhutla Indonesia melepaskan lebih dari 23 juta metrik ton emisi karbon pada 28 Agustus hingga 3 September.
  • Asap sedang hingga pekat terpantau dari selatan dan tengah Sumatera serta sejumlah wilayah Kalimantan.

Headline.co.id, Jakarta ~ Singapura terdampak kabut asap lintas batas dari kebakaran hutan dan lahan atau karhutla Indonesia yang masih berlangsung di Sumatera dan Kalimantan. Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura atau National Environment Agency (NEA) pada Sabtu, 5 September 2026, mencatat kualitas udara di sejumlah wilayah masuk kategori tidak sehat setelah gumpalan asap terbawa angin ke negara tersebut. Pada pukul 19.00, Indeks Standar Polutan atau PSI 24 jam di wilayah tengah Singapura mencapai 103, sementara kondisi udara di wilayah barat dan timur juga sempat berada di kategori tidak sehat pada pagi hari.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. BRIN Siapkan Pemulihan 705 UMKM Terdampak Banjir Sumatra
    • 1.2. Irigasi Pulih, Nagan Raya Siapkan Rehabilitasi Sawah 55 Hektare
  • 2. PSI Singapura Masuk Kategori Tidak Sehat
  • 3. Asap dari Sumatera dan Kalimantan Terbawa ke Singapura
  • 4. Emisi Karbon Karhutla Indonesia Melonjak
  • 5. El Nino dan Aktivitas Manusia Memperbesar Risiko Kebakaran
  • 6. NEA Aktifkan Peringatan Kabut Asap Harian

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena PSI 24 jam Singapura telah memasuki kategori tidak sehat sejak Jumat pagi. Level di atas 100 itu merupakan yang pertama terjadi sejak 8 Oktober 2023. Situasi tersebut mendorong NEA kembali menerbitkan peringatan kabut asap harian agar masyarakat dapat merencanakan aktivitas berdasarkan prakiraan kualitas udara selama 24 jam berikutnya.

You might also like

Berita Terkini

BRIN Siapkan Pemulihan 705 UMKM Terdampak Banjir Sumatra

22 October 2026
Berita Terkini

Irigasi Pulih, Nagan Raya Siapkan Rehabilitasi Sawah 55 Hektare

22 October 2026

PSI Singapura Masuk Kategori Tidak Sehat

Data NEA menunjukkan PSI 24 jam di wilayah tengah Singapura tercatat 103 pada pukul 19.00, Sabtu. Pada pukul 06.00 sebelumnya, wilayah barat mencatat PSI 103 dan wilayah timur 102, yang sama-sama masuk kategori tidak sehat.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Kondisi di wilayah barat kemudian membaik menjadi PSI 91 pada pukul 19.00, sedangkan wilayah timur turun menjadi 83. Sementara itu, wilayah utara dan selatan tetap berada dalam kategori sedang, masing-masing dengan PSI 78 dan 79.

Dalam sistem pemantauan kualitas udara Singapura, PSI 24 jam berada dalam kategori tidak sehat pada rentang 101 hingga 200. Kategori sangat tidak sehat berlaku pada PSI 201 hingga 300, sedangkan nilai di atas 300 dikategorikan berbahaya.

NEA menggunakan PSI 24 jam sebagai indikator kualitas udara harian sekaligus dasar penerbitan peringatan kesehatan. Indeks tersebut dihitung menggunakan enam polutan, yakni PM2,5, PM10, ozon, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan karbon monoksida.

Asap dari Sumatera dan Kalimantan Terbawa ke Singapura

Kabut asap yang memengaruhi Singapura berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Sebagian besar wilayah sekitar dilaporkan tetap kering pada Sabtu. Pada saat bersamaan, gumpalan asap dengan intensitas sedang hingga pekat terpantau di bagian selatan dan tengah Sumatera serta berbagai wilayah Kalimantan.

Asap tersebut terus bergerak mengikuti pola angin menuju Singapura. NEA memperkirakan kondisi kering masih akan berlangsung di Singapura dan kawasan sekitarnya dalam beberapa hari berikutnya, dengan angin dominan berasal dari arah tenggara atau selatan.

Karena itu, Singapura diperkirakan masih berpotensi mengalami dampak kabut asap lintas batas apabila kebakaran di Indonesia terus terjadi. Prakiraan PSI 24 jam berada pada ujung atas kategori sedang hingga ujung bawah kategori tidak sehat.

Emisi Karbon Karhutla Indonesia Melonjak

Karhutla Indonesia juga menunjukkan peningkatan besar dari sisi emisi. Data Fire Emission Watch milik Copernicus Atmosphere Monitoring Service atau CAMS mencatat kebakaran di Indonesia melepaskan lebih dari 23 juta metrik ton emisi karbon dalam periode 28 Agustus hingga 3 September.

Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2015 yang mencatat 20,7 juta metrik ton emisi karbon. Ilmuwan senior CAMS, Mark Parrington, menyatakan peningkatan emisi kebakaran di Indonesia mulai terlihat sejak akhir Juli dan pada akhir Agustus telah menyamai kondisi pada tahun-tahun dengan fenomena El Nino kuat seperti 2015 dan 2019.

“Kami melihat emisi kebakaran yang sangat ekstrem sebanding dengan tahun-tahun El Nino kuat sebelumnya, termasuk cakupan asap, kabut asap, dan dampaknya terhadap kualitas udara,” kata Parrington.

Estimasi independen Nusantara Atlas juga menunjukkan luas area terbakar di Indonesia telah mencapai hampir 300.000 hektar. Titik kebakaran banyak terkonsentrasi di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

El Nino dan Aktivitas Manusia Memperbesar Risiko Kebakaran

Para analis menilai El Nino turut menciptakan kondisi iklim yang lebih kering sehingga api dapat menyebar lebih cepat. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan El Nino tahun ini berpotensi menjadi yang terkuat dalam empat dekade terakhir.

Namun, cuaca kering bukan satu-satunya faktor. Pendiri Nusantara Atlas, David Gaveau, menegaskan aktivitas manusia tetap menjadi pemicu penting dalam terbentuknya kebakaran.

“El Nino tidak menyulut api. Fenomena ini menciptakan kondisi kering yang memungkinkan api akibat ulah manusia meluas dan menjadi sangat besar,” ujar Gaveau.

Penanganan api menjadi lebih sulit karena sebagian titik kebakaran berada di lahan gambut. Pantau Gambut mendeteksi lebih dari 210.000 titik panas di kawasan gambut di seluruh Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus.

Juru bicara Pantau Gambut, Wahyu Perdana, mengatakan gambut pada dasarnya merupakan ekosistem basah yang menyimpan bahan organik dalam jumlah besar. “Gambut adalah ekosistem yang secara alami basah dan menyimpan bahan organik dalam jumlah besar. Ketika lahan gambut dikeringkan, bahan organik ini berubah menjadi bahan bakar,” ungkap Wahyu.

NEA Aktifkan Peringatan Kabut Asap Harian

Situasi kualitas udara membuat NEA mulai menerbitkan peringatan kabut asap harian sejak Jumat. Informasi tersebut mencakup prakiraan PSI 24 jam yang dapat digunakan masyarakat untuk mempertimbangkan kegiatan dan acara selama satu hari ke depan.

Anggota Satuan Tugas Kabut Asap Singapura juga telah menjalankan rencana aksi dan imbauan masing-masing untuk melindungi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Selain PSI 24 jam, pembacaan PM2,5 per jam digunakan untuk menunjukkan kondisi kualitas udara pada waktu tertentu.

PM2,5 merupakan partikel berdiameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil dan menjadi salah satu polutan utama selama peristiwa kabut asap. Dengan karhutla Indonesia masih berlangsung dan arah angin memungkinkan asap bergerak ke Singapura, perkembangan kualitas udara di negara tersebut terus menjadi perhatian.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Kabut AsapKalimantanKarhutla IndonesiaKualitas udaraNEASingapuraSumatera

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Berita Terkini

BRIN Siapkan Pemulihan 705 UMKM Terdampak Banjir Sumatra

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id ~ Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan strategi pemulihan 705 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak...

Berita Terkini

Irigasi Pulih, Nagan Raya Siapkan Rehabilitasi Sawah 55 Hektare

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Nagan Raya ~ Suka Makmue, Jaringan irigasi di Desa Alue Seupeung, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, kembali...

Berita Terkini

Pembelajaran Daring di Palu Diperpanjang akibat Udara Tidak Sehat

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Palu ~ Pemerintah Kota Palu memperpanjang pembelajaran daring bagi pelajar setelah kualitas udara kembali berada pada kategori tidak sehat....

Berita Terkini

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar Dana Temuan BPK RI

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id ~ Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengembalikan dana ke kas negara sebesar Rp160.370.283.211 hingga 21 Oktober 2026. Pengembalian dana...

Berita Terkini

Swasembada Pangan, Indonesia Capai Mandiri di 8 Komoditas

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatat capaian swasembada pangan pada delapan komoditas...

Berita Terkini

Investasi Hulu Migas Capai Rp179,2 Triliun hingga Agustus 2026

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id ~ Headline.co.id, Jakarta, Investasi hulu migas Indonesia mencapai USD10,4 miliar atau setara Rp179,2 triliun hingga 31 Agustus 2026. Capaian...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-13 ASEAN–United States (US) yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10/2025). BPMI Setpres

Prabowo Ajak ASEAN-AS Perkuat Kemitraan Strategis Demi Perdamaian dan Kesejahteraan Indo-Pasifik

27 October 2025
Kapolri Tegaskan Pentingnya Soliditas dengan Buruh untuk Iklim Investasi

Kapolri Tegaskan Pentingnya Soliditas dengan Buruh untuk Iklim Investasi

15 April 2026
Festival Literasi Jogja 2025

Jogja Gaungkan Semangat Literasi Lewat Festival Literasi 2025: Membaca, Berdaya, Sejahtera

10 July 2025
Wakapolda NTT Dampingi Astamaops Kapolri Tinjau Posko Pengungsian Korban Gempa di Reo

Wakapolda NTT dan Astamaops Kapolri Kunjungi Posko Pengungsian Gempa di Reo

18 August 2026
Cara Nonton Spanyol vs Arab Saudi Malam Ini, Lamine Yamal Siap Jadi Pembeda

Kapan Spanyol vs Arab Saudi Digelar? Berikut Jadwal dan Informasi Siaran Langsungnya

21 June 2026
Perjuangan Ekstra Lini Depan, Samuel Otusanya Ungkap Ruang Ganti Ubah Energi Tim di Babak Kedua

Arema FC Bangkit dari Tertinggal Dua Gol, Otusanya Soroti Ruang Ganti

11 October 2026
Kelebihan dan kekurangan Infinix GT 10 Pro

Review Kelebihan dan Kekurangan Infinix Infinix GT 10 Pro Ponsel Gaming Terjangkau dengan Kinerja Premium

27 September 2023

Artikel Terbaru

Berita Terkini

Agita Dorong Pendampingan Korban dan Pelaku Perundungan

22 October 2026
Berita Terkini

ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan dalam Dua Tahun

22 October 2026
Pendamping Santri Dilatih Cegah Kekerasan di Pesantren

Pelatihan Kemenag Bekali Pendamping Santri Cegah Kekerasan

22 October 2026
Berita Terkini

BRIN Siapkan Pemulihan 705 UMKM Terdampak Banjir Sumatra

22 October 2026
Berita Terkini

ATR/BPN Sertifikasi Bidang Tanah di 87 Pulau Kecil Terluar

22 October 2026
Guru Besar UIN Jakarta: Di Era AI, Nilai Pesantren Makin Dibutuhkan

Nilai Pesantren di Era AI Dinilai Makin Dibutuhkan

22 October 2026
Berita Terkini

Irigasi Pulih, Nagan Raya Siapkan Rehabilitasi Sawah 55 Hektare

22 October 2026

Popular Story

Polda Sulteng Sita Ekskavator dan Parang Terkait Kericuhan di Morowali, Empat Orang Jadi Tersangka
Hukum

Polda Sulteng Tetapkan 4 Tersangka Kericuhan Morowali

by Saddam
17 October 2026
0

Headline.co.id, Morowali ~ Polda Sulawesi Tengah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam...

Read moreDetails

Kronologi Kecelakaan Maut Suporter PSS Sleman di Tol Madiun, Hiace Tabrak Truk Tronton hingga 4 Orang Tewas

BMRI Berpotensi Beri Dividend Yield hingga 19 Persen, Analis Ungkap Peluang dan Risikonya

Nezar Patria Apresiasi Tiga Pahlawan Perbatasan Indonesia

Desk Ketenagakerjaan Polri Bantu Pekerja Penuhi Hak Rp8,20 Miliar

Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Selatan Jember pada Senin Pagi

Toprak Razgatlioglu Absen hingga Akhir MotoGP 2026

Sebaran Asap Aceh Dipantau, Warga Banda Aceh Diimbau Waspada

Kapolda Kepri Salurkan Bansos untuk Warga Pulau Bertam

Famtrip Yogyakarta, Kemenpar Ajak 4 Agen Perjalanan Singapura

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.