Headline.co.id, Jakarta ~ (Kemenag) — Kementerian Agama bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) kembali membuka Program Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) untuk tahun 2026. Pendaftaran program ini berlangsung dari 24 Agustus hingga 7 September 2026, dan dilakukan secara daring melalui sistem pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan dana zakat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi mustahik. “Zakat tidak hanya menjawab kebutuhan mustahik hari ini, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik melalui pendidikan,” ujar Waryono pada Selasa (1/9/2026). Menurutnya, beasiswa pendidikan adalah bentuk pendayagunaan zakat yang strategis karena manfaatnya berkelanjutan bagi penerima dan masyarakat luas.
Program BeZakat, yang dimulai pada 2025 dan dilanjutkan pada 2026, ditujukan bagi lulusan pendidikan menengah yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Strata Satu (S1) di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang menjadi mitra program. Beasiswa ini diutamakan bagi mustahik dari asnaf fakir dan miskin serta mustahik berprestasi dari asnaf fi sabilillah. Selain prestasi akademik, calon penerima yang aktif dalam organisasi, dakwah keagamaan, dan kegiatan sosial juga mendapat perhatian khusus.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pilihan program studi yang ditawarkan meliputi sains dan teknik, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum dan sosial, serta zakat dan wakaf, dengan syarat program studi tersebut terakreditasi A atau Unggul. Proses seleksi beasiswa ini mencakup seleksi administrasi, wawancara potensi diri, ruhiah dan akademik, serta wawancara komitmen dan kepribadian bersama orang tua atau wali. Seleksi administrasi berlangsung dari 8 hingga 15 September 2026, dan tahapan berikutnya dilaksanakan hingga pengumuman kelulusan pada 18 November 2026. Orientasi calon penerima beasiswa dijadwalkan pada Desember 2026.
Melalui program ini, Kementerian Agama dan LAZ berharap dapat menjadikan zakat sebagai alat pemberdayaan yang membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, serta melahirkan generasi yang berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.


















