Headline.co.id, Jakarta ~ Pada Selasa, 1 September 2026, Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan dari Ketua Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI), Prof. Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG., Subsp. Urogin. RE., MPH., beserta jajarannya di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas isu-isu strategis yang berkaitan dengan ketahanan nasional di bidang kesehatan.
Dalam diskusi tersebut, Wamenhan menerima berbagai masukan dari MGBKI yang mencakup pengembangan pendidikan kedokteran, pemerataan tenaga medis, dan penguatan riset. Selain itu, dibahas pula tantangan-tantangan yang dapat memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan nasional. MGBKI menekankan pentingnya perlindungan data dan sampel genomik nasional, yang dianggap memiliki hubungan erat dengan ketahanan nasional, sehingga memerlukan kewaspadaan dan penguatan kapasitas dalam pengelolaannya.
Selain itu, peran akademisi dalam memberikan pandangan ilmiah dan menjadi bagian dari sistem peringatan dini terhadap berbagai persoalan strategis di bidang kesehatan juga menjadi topik pembahasan. Hal ini dianggap penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan nasional di bidang kesehatan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kementerian Pertahanan RI bersama Dewan Pertahanan Nasional (DPN) berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk mendorong penguatan kapasitas nasional serta merespons berbagai tantangan strategis yang dapat berdampak pada ketahanan bangsa, khususnya di sektor kesehatan. Dalam pertemuan tersebut, Wamenhan didampingi oleh Dirjen Kuathan Kemhan, Deputi bidang Geoekonomi DPN, Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan, dan Kapusrehabkeshan Kemhan.

















