Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Provinsi Riau meningkatkan kesiagaan setelah jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah tersebut mencapai 3.293 kasus. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa daerah. Pemerintah setempat telah menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan, termasuk Pusat Layanan Kesehatan (PSC) 119 dan rumah oksigen, untuk menangani pasien yang terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan untuk bersiaga penuh. “Kami telah menyiapkan PSC 119 dan rumah oksigen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mimi. Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker guna meminimalkan risiko terpapar polusi udara.
Langkah antisipatif ini juga melibatkan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat. Pemerintah Riau bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi lainnya untuk memantau perkembangan situasi dan melakukan tindakan pencegahan lebih lanjut. Mimi menambahkan bahwa pihaknya terus memantau kualitas udara dan siap melakukan tindakan darurat jika diperlukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain kesiapan fasilitas kesehatan, pemerintah juga berencana untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya ISPA dan cara pencegahannya. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini dan layanan terbaik bagi warganya dalam menghadapi situasi ini.
















