Headline.co.id, Fajar Rasyid Ariandhika ~ mahasiswa Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil meraih juara kedua dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Nasional 2026. Kompetisi ini diadakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek RI pada 4–8 Agustus di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang. Tahun ini, Pilmapres untuk pertama kalinya membuka kategori Mahasiswa Disabilitas Berprestasi, yang menjadi ajang bagi Fajar untuk menunjukkan kemampuannya.
Fajar mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya ini. Ia mengetahui informasi tentang kompetisi tersebut dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) melalui grup WhatsApp. Meski menghadapi berbagai tantangan, seperti membagi waktu akademik dan persiapan Pilmapres serta menyusun gagasan kreatif yang melibatkan aspek disabilitas, Fajar tetap berusaha keras. “Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan juara dan menunaikan amanah yang diberikan oleh UGM,” ujarnya pada Rabu (26/8).
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Fajar adalah penggunaan bahasa Inggris dalam presentasi deskripsi diri, mengingat ia memiliki kendala artikulasi bahasa akibat disabilitas rungu. Namun, dengan bantuan Ditmawa UGM dan teman-teman dari Unit Layanan Disabilitas, Fajar dapat melatih percakapan bahasa Inggrisnya. “Ini benar-benar hal baru dalam melatih artikulasi saya agar dapat dipahami oleh para juri,” kenangnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebelum meraih prestasi ini, Fajar telah mengumpulkan lebih dari 20 prestasi selama berkuliah, termasuk menjadi Juara 1 Mahasiswa Berprestasi kategori Difabel UGM 2026. Ia juga aktif sebagai Ketua Departemen Research and Innovation di Lembaga Penelitian Kajian Teknik Aplikatif (LPKTA) FT UGM. Fajar menekankan pentingnya keberanian mencoba hal baru dan belajar dari kesalahan untuk meraih prestasi. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari teman dan konsistensi dalam menghadapi kegagalan. “Istirahat boleh, mengevaluasi diri perlu, tetapi setelah itu coba lagi dan terus belajar,” pesannya.




















