Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menyambut kunjungan Menteri Pertahanan Republik Rakyat Tiongkok, Laksamana Dong Jun, di Kementerian Pertahanan RI pada Jumat, 21 Agustus 2026. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat, menandai bagian dari kunjungan resmi Menhan RRT ke Indonesia.
Dalam diskusi tersebut, Menhan Sjafrie menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan pertahanan dengan Tiongkok. Kerja sama ini didasarkan pada Defence Cooperation Agreement yang ditandatangani pada tahun 2007 dan diratifikasi oleh Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2016. Menhan Sjafrie menekankan bahwa penguatan kerja sama tidak hanya terbatas pada aspek materiil, tetapi juga melibatkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Kedua negara sepakat untuk meningkatkan latihan bersama, pendidikan, dan pertukaran personel militer. Selain itu, kerja sama industri pertahanan akan diperkuat, termasuk pengembangan teknologi, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri pertahanan. Indonesia mendorong keterlibatan lebih luas dari kedua angkatan bersenjata melalui latihan bersama, seperti Latihan Bersama Heping-Garuda 2024, yang diharapkan dapat terus ditingkatkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menhan Sjafrie menegaskan bahwa hubungan pertahanan Indonesia dan Tiongkok akan terus dikembangkan melalui jalur formal dan interaksi informal. Pendekatan ini merupakan bagian dari diplomasi pertahanan Indonesia yang mengedepankan persahabatan dan kerja sama yang saling menguntungkan. Pertemuan ini juga menjadi bagian dari Pertemuan 2+2 ke-2 Indonesia-RRT, yang bertujuan untuk memperkuat rasa saling percaya dan komunikasi strategis kedua negara. “Kami akan terus bekerja sama, tidak hanya secara formal, tetapi juga terus meningkatkan hubungan secara informal,” ujar Menhan Sjafrie.

















