Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pentingnya evaluasi terhadap dampak perjanjian perdagangan bebas (FTA) untuk menyelamatkan industri dalam negeri dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa FTA memberikan manfaat optimal bagi Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
Sri Mulyani menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk melindungi industri dalam negeri dari dampak negatif FTA yang tidak diantisipasi. “Kita harus memastikan bahwa FTA tidak merugikan industri lokal dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya. Evaluasi ini melibatkan berbagai sektor industri untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai dampak FTA.
Selain itu, Menkeu juga menekankan pentingnya strategi yang tepat dalam memanfaatkan FTA untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Pemerintah akan terus berupaya memperkuat posisi tawar Indonesia dalam negosiasi perdagangan internasional. “Kita harus cerdas dalam memanfaatkan peluang yang ada dan mengatasi tantangan yang muncul,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah evaluasi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah berencana untuk terus memantau perkembangan dan melakukan penyesuaian kebijakan jika diperlukan. Dengan demikian, Indonesia dapat memaksimalkan manfaat dari FTA dan mencapai target pertumbuhan ekonomi yang diinginkan.




















