Headline.co.id, Desa Condongcatur Di Kabupaten Sleman ~ Yogyakarta, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dan keamanan masyarakat melalui program Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2026, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait.
Kepala Desa Condongcatur, Budi Santoso, menjelaskan bahwa program DESTANA ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan warga dalam menghadapi situasi darurat. “Kami ingin masyarakat lebih siap dan tanggap terhadap bencana, serta mampu menjaga keamanan lingkungan mereka sendiri,” ujar Budi. Program ini melibatkan pelatihan dan simulasi penanganan bencana, serta pembentukan tim siaga bencana di tingkat desa.
Selain itu, program ini juga didukung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman yang memberikan pelatihan teknis kepada warga. Kepala BPBD Sleman, Agus Prasetyo, menyatakan bahwa pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari evakuasi, pertolongan pertama, hingga penggunaan peralatan keselamatan. “Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, masyarakat dapat lebih mandiri dan tidak panik saat terjadi bencana,” kata Agus.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Program DESTANA di Condongcatur juga menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dan aparat keamanan untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Kapolsek Depok Barat, AKP Suryanto, menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung program ini dengan meningkatkan patroli dan sosialisasi keamanan di lingkungan desa. “Kerjasama warga dan aparat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegas Suryanto. Dengan adanya program ini, diharapkan Desa Condongcatur dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam hal kesiapsiagaan bencana dan keamanan masyarakat.

















