Headline.co.id, Bandung ~ Persebaya Surabaya berhasil meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5. Pertandingan final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Kamis (6/8) malam itu berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit waktu normal dan tambahan. Kemenangan ini menandai trofi pertama Persebaya di ajang Piala Presiden dan memberikan semangat positif menjelang musim kompetisi 2026/2027.
Di babak kedua, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, melakukan pergantian kiper dengan memasukkan Reza Arya menggantikan Ernando Ari. Langkah ini merupakan bagian dari strategi rotasi untuk menjaga kebugaran pemain dan memberikan kesempatan kepada seluruh anggota tim untuk berkontribusi. Persib Bandung, yang lebih banyak menguasai bola setelah jeda, mencoba menembus pertahanan Persebaya dengan serangan dari berbagai sisi.
Pada menit ke-50, Riyan Ardiansyah melakukan penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang berbahaya dari Persib. Persebaya merespons dengan memanfaatkan situasi bola mati pada menit ke-62, di mana sundulan Yuran Fernandes hampir saja membuahkan gol, namun berhasil dihalau oleh pertahanan Persib. Untuk menjaga intensitas permainan, Tavares kembali melakukan pergantian pemain pada menit ke-64 dengan memasukkan Toni Firmansyah, Ricky Pratama, dan Yann Mabella.
Pertandingan semakin terbuka di pertengahan babak kedua, dengan kedua tim saling menyerang namun tetap disiplin dalam bertahan. Pada menit ke-80, Persebaya memasukkan Gledson Paixao untuk memperkuat lini tengah. Meski mendapatkan peluang dari tendangan bebas Risto Mitrevski, bola masih melebar dari sasaran. Skor 1-1 bertahan hingga akhir waktu normal, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Di babak tambahan, Persebaya langsung menekan dan hampir mencetak gol melalui sundulan Miguel Pereira. Namun, skor tetap imbang hingga akhir babak pertama extra time. Memasuki babak kedua extra time, Persib harus bermain dengan 10 orang setelah salah satu pemainnya mendapat kartu merah. Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tidak mampu mencetak gol tambahan, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam adu penalti, Reza Arya menjadi pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi pemain Persib. Algojo Persebaya menjalankan tugasnya dengan baik, meski satu tendangan Yuran Fernandes gagal. Akhirnya, Persebaya memastikan kemenangan 6-5 dan mengangkat trofi Piala Presiden 2026. Gelar ini menjadi penutup manis bagi perjalanan Bajol Ijo di turnamen tersebut dan menjadi modal berharga untuk menghadapi musim kompetisi yang akan datang.
















