Headline.co.id, Sleman ~ Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengusulkan gerakan “Satu Jam Tanpa Gadget” sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas interaksi antaranggota keluarga di tengah maraknya penggunaan perangkat digital. Bintang menyampaikan hal ini pada acara yang berlangsung di Sleman, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurut Bintang, penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengurangi waktu berkualitas yang seharusnya dimanfaatkan untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara langsung dalam keluarga. “Kita perlu menciptakan momen di mana seluruh anggota keluarga bisa saling berbicara dan mendengarkan tanpa gangguan teknologi,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun fondasi sosial yang kuat.
Gerakan ini, lanjut Bintang, tidak hanya bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi, tetapi juga untuk menumbuhkan kebiasaan positif dalam keluarga. Dengan meluangkan waktu satu jam setiap hari tanpa gadget, diharapkan anggota keluarga dapat lebih fokus pada hubungan interpersonal dan saling memahami satu sama lain. “Ini adalah langkah kecil yang bisa membawa perubahan besar dalam dinamika keluarga,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian PPPA berencana mengadakan kampanye nasional untuk mensosialisasikan gerakan ini. Kampanye tersebut akan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan komunitas masyarakat, untuk memastikan pesan ini tersampaikan dengan baik. Bintang berharap, dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, gerakan ini dapat menjadi bagian dari budaya keluarga Indonesia.


















