Highlight Berita Prakiraan Cuaca Kalimantan Besok: Bibit Siklon Picu Hujan Petir di Pontianak, Tanjung Selor Diguyur Hujan:
Headline.co.id, Pontianak ~ Prakiraan cuaca Kalimantan besok, Senin, 3 Agustus 2026, menunjukkan potensi hujan petir di Pontianak dan hujan ringan di Tanjung Selor. Sementara itu, Banjarmasin, Palangkaraya, dan Samarinda diprakirakan mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan kombinasi dinamika atmosfer, termasuk Bibit Siklon Tropis 94W dan terbentuknya daerah konvergensi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Timur. Masyarakat diminta memperhatikan perkembangan cuaca sebelum menjalankan kegiatan atau perjalanan antardaerah.
Informasi cuaca besok tersebut disampaikan prakirawan BMKG, Vita, dalam tayangan pembaruan kondisi atmosfer dan prakiraan kota-kota besar Indonesia yang berlaku pada Senin, 3 Agustus 2026.
BMKG memprakirakan Bibit Siklon Tropis 94W berada di Laut Filipina, sebelah timur Filipina. Sistem tersebut memiliki kecepatan angin maksimum 25 knot dan bergerak ke arah barat-barat laut.
Bibit siklon itu membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Laut Filipina serta kawasan di sekitarnya. Pada saat bersamaan, daerah perlambatan atau pertemuan angin juga diprediksi terbentuk di sejumlah wilayah Kalimantan.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” kata Vita.
Pontianak Berpotensi Mengalami Hujan Petir
Pontianak menjadi kota di Kalimantan dengan potensi cuaca paling signifikan dalam prakiraan BMKG. Ibu kota Kalimantan Barat itu diprediksi mengalami hujan petir pada Senin.
Potensi tersebut muncul bersamaan dengan terbentuknya daerah perlambatan angin atau konvergensi di Kalimantan Barat. Pertemuan dan perlambatan aliran angin dapat membuat massa udara berkumpul sehingga mendukung pembentukan awan hujan.
Hujan petir perlu menjadi perhatian masyarakat karena kondisi cuaca dapat disertai kilat dan petir. Warga yang beraktivitas di ruang terbuka disarankan segera mencari tempat berlindung ketika awan gelap mulai terbentuk atau terdengar suara petir.
Pengendara juga perlu berhati-hati karena hujan dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi lebih licin. Persiapan perjalanan perlu dilakukan, terutama bagi masyarakat yang menggunakan sepeda motor atau melintasi jalur dengan aktivitas kendaraan tinggi.
Dalam informasi yang disampaikan, BMKG tidak menjelaskan secara khusus waktu terjadinya hujan petir di Pontianak. Karena itu, masyarakat yang membutuhkan prakiraan cuaca besok siang perlu mengikuti pembaruan cuaca berdasarkan lokasi dan waktu yang lebih terperinci.
Tanjung Selor Diprediksi Diguyur Hujan Ringan
Berbeda dengan Pontianak, Tanjung Selor di Kalimantan Utara diprakirakan mengalami hujan ringan. Intensitas hujan diprediksi lebih rendah dibandingkan hujan petir yang berpotensi terjadi di Kalimantan Barat.
Meski hanya masuk kategori hujan ringan, masyarakat tetap disarankan membawa perlengkapan pelindung hujan ketika bepergian. Perubahan cuaca dapat memengaruhi aktivitas luar ruangan dan perjalanan darat maupun sungai.
Tanjung Selor merupakan satu-satunya kota besar di wilayah Kalimantan bagian utara yang disebut mengalami hujan dalam tayangan prakiraan tersebut. BMKG tidak merinci kondisi untuk seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Oleh karena itu, prakiraan di Tanjung Selor tidak dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi cuaca seluruh Kalimantan Utara. Cuaca di wilayah lain dapat berbeda karena pengaruh kondisi atmosfer setempat.
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari atau menuju Tanjung Selor perlu memperhatikan kondisi langit sebelum berangkat. Hujan ringan tetap dapat menyebabkan jalan basah dan mengganggu kenyamanan perjalanan.
Banjarmasin, Palangkaraya, dan Samarinda Berawan
Sementara Pontianak dan Tanjung Selor berpotensi diguyur hujan, tiga kota besar lain di Kalimantan diprediksi mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal.
Banjarmasin di Kalimantan Selatan masuk dalam kategori tersebut. Dalam prakiraan nasional yang disampaikan BMKG, kota itu tidak disebut mengalami hujan ringan, sedang, maupun hujan petir.
Kondisi serupa diprediksi terjadi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Meski ibu kota provinsi itu berawan hingga berawan tebal, BMKG mendeteksi adanya daerah konvergensi di wilayah Kalimantan Tengah.
Hal tersebut menunjukkan kondisi di satu kota belum tentu mewakili seluruh wilayah provinsi. Beberapa kawasan di Kalimantan Tengah masih dapat mengalami perkembangan awan hujan, terutama di sekitar daerah perlambatan atau pertemuan angin.
Samarinda di Kalimantan Timur juga diprakirakan berawan hingga berawan tebal. Namun, daerah konvergensi diprediksi terbentuk di Kalimantan Timur sehingga perubahan kondisi cuaca tetap perlu diantisipasi.
Bagi masyarakat yang mencari informasi cuaca besok hujan atau panas, Banjarmasin, Palangkaraya, dan Samarinda lebih banyak diprakirakan mengalami tutupan awan. Akan tetapi, informasi tersebut merupakan gambaran umum harian dan tidak menjelaskan kondisi setiap jam.
Konvergensi Terbentuk di Tiga Wilayah Kalimantan
BMKG memprakirakan daerah perlambatan angin atau konvergensi terbentuk di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Konvergensi merupakan kondisi ketika aliran angin melambat atau bertemu pada suatu wilayah. Situasi itu memungkinkan massa udara berkumpul dan meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan.
Keberadaan daerah konvergensi menjadi salah satu faktor penting dalam prakiraan cuaca Kalimantan besok. Kondisi tersebut dapat menyebabkan cuaca di tingkat provinsi lebih beragam dibandingkan prakiraan yang hanya ditampilkan untuk kota besar.
Selain di Kalimantan, daerah konvergensi juga diprediksi terbentuk di pesisir barat Aceh, Laut Jawa bagian barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.
Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 94W yang berada di Laut Filipina membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di sekitar pusat sistem. Kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah bagian Indonesia.
Daftar Prakiraan Cuaca Kota Besar di Kalimantan
Berikut rangkuman prakiraan cuaca di kota-kota besar Kalimantan pada Senin, 3 Agustus 2026:
Hujan petir:
- Pontianak
Hujan ringan:
- Tanjung Selor
Berawan hingga berawan tebal:
- Banjarmasin
- Palangkaraya
- Samarinda
Prakiraan tersebut memperlihatkan perbedaan cuaca antara Kalimantan bagian barat, utara, tengah, selatan, dan timur. Pontianak menghadapi potensi hujan petir, sedangkan Tanjung Selor diprediksi mengalami hujan ringan.
Banjarmasin, Palangkaraya, dan Samarinda diprakirakan berawan hingga berawan tebal. Meski demikian, keberadaan daerah konvergensi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur membuat masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan kondisi atmosfer.
BMKG melalui prakirawannya mengingatkan bahwa kombinasi dinamika atmosfer dapat menyebabkan potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia. Masyarakat disarankan memantau pembaruan informasi cuaca, membawa perlengkapan hujan, dan menyesuaikan kegiatan luar ruangan dengan kondisi setempat.
Kewaspadaan lebih tinggi diperlukan di Pontianak karena terdapat potensi hujan petir. Sementara itu, masyarakat di Tanjung Selor perlu mengantisipasi hujan ringan, sedangkan warga Banjarmasin, Palangkaraya, dan Samarinda tetap perlu memperhatikan kemungkinan perubahan dari kondisi berawan menjadi hujan.





















