Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Indonesia memanfaatkan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik dengan Swiss untuk memperkuat kemitraan strategis, terutama di sektor digital. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa hubungan bilateral yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade ini terus berkembang melalui kerja sama di berbagai bidang, termasuk pembangunan, perdagangan dan investasi, urusan hukum, serta transformasi digital.
Dalam perayaan Swiss National Day 2026 yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Rabu (29/7/2026), Meutya Hafid menyatakan bahwa momentum 75 tahun hubungan diplomatik ini mencerminkan kemitraan yang dibangun atas dasar kepercayaan, saling menghormati, dan semangat berwawasan ke depan. Selama lebih dari tiga perempat abad, hubungan Indonesia dan Swiss telah menghasilkan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai sektor, termasuk kemitraan digital yang semakin berkembang.
Menurut Menkomdigi, Swiss merupakan salah satu mitra paling berharga bagi Indonesia melalui dialog politik reguler dan Komite Ekonomi dan Perdagangan Bersama. Hubungan kedua negara juga diperkuat melalui kolaborasi antarmasyarakat di bidang pendidikan, pendidikan vokasi, dan dunia usaha yang membuka peluang pertumbuhan bersama.
Meutya Hafid juga menyoroti peran strategis Swiss sebagai pusat berbagai forum multilateral di bidang telekomunikasi dan digital. Keikutsertaan Indonesia dalam berbagai forum tersebut memperkuat diplomasi digital sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di tingkat global.
Indonesia, lanjut Meutya, berkomitmen untuk memperluas kolaborasi di bidang inovasi digital sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis kedua negara. Optimisme ini menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi Indonesia dan Swiss di masa mendatang.
Menkomdigi Meutya Hafid juga menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Swiss untuk Indonesia atas dedikasinya dalam mempererat hubungan kedua negara selama masa penugasan.















