Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melantik Pengurus Pimpinan Pusat Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri untuk masa bakti 2026–2031. Acara pelantikan ini berlangsung di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (29/7). Pelantikan ini diikuti oleh jajaran 36 Polda serta pengurus hingga tingkat Polres secara daring, menandai dimulainya konsolidasi nasional KBPP Polri.
Dalam sambutannya, Wakapolri menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi merupakan amanah untuk membawa organisasi menjadi lebih profesional dan adaptif. Ia mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat sinergi, menjaga integritas, dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi keluarga besar Polri dan masyarakat. “Jadikan pelantikan ini sebagai awal kerja bersama untuk memperkuat organisasi dan memperbesar kontribusi kepada masyarakat. Bangun kolaborasi, jaga soliditas, dan hadirkan karya nyata yang memberi manfaat bagi bangsa,” tegas Wakapolri.
Ketua Umum KBPP Polri, AH Bimo Suryono, S.E., S.H., menyatakan bahwa kepengurusan baru telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum, memberikan landasan yang kuat untuk menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel. Bimo menambahkan bahwa kepengurusan baru akan memprioritaskan konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah. Ini akan dilakukan melalui penguatan tata kelola organisasi, pembaruan basis data keluarga besar Polri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan program di bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, dan kemanusiaan.
Dengan kepengurusan baru yang didukung oleh konsolidasi organisasi secara nasional, KBPP Polri diharapkan semakin solid sebagai organisasi keluarga besar Polri yang modern dan inklusif. Organisasi ini juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis Polri dalam memperluas pengabdian kepada masyarakat.















