Headline.co.id, Buleleng ~ Sebanyak 1.230 perahu layar mini berkompetisi dalam Bupati Buleleng Mini Sailboat Tournament II yang menjadi bagian dari Lovina Festival (Lovfest) 2026. Acara ini berlangsung di Pantai Tasik Madu, Desa Kaliasem, pada Sabtu (25/7/2026). Turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar Rp35 juta dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah seperti Buleleng, Gilimanuk, hingga Banyuwangi.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari, dari 25 hingga 26 Juli 2026, bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat kebaharian dan melestarikan tradisi maritim masyarakat pesisir Bali Utara. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, menyatakan bahwa lomba perahu layar mini ini merupakan bagian dari identitas dan tradisi maritim masyarakat pesisir Buleleng yang penuh dengan kreativitas, ketekunan, dan sportivitas.
“Kegiatan ini mungkin terlihat sederhana, hanya perahu kecil yang berlayar di atas air. Namun sesungguhnya memiliki makna yang sangat besar. Di dalamnya ada identitas kita sebagai masyarakat pesisir Buleleng yang tidak bisa dilepaskan dari laut,” ujar Reika.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng, Gede Melandrat, menambahkan bahwa acara ini dirancang untuk memacu semangat kompetisi sehat di kalangan generasi muda serta mendorong perekonomian masyarakat pesisir di sekitar kawasan Lovina. Perahu-perahu mini yang dilombakan merupakan hasil kerajinan tangan khas warga lokal.
Salah satu peserta dari Desa Temukus, Mujaini, membawa 56 armada perahu dan menjelaskan bahwa pembuatan satu unit perahu layar mini memerlukan waktu minimal lima hari dengan menggunakan kayu waru atau sengon. Meski persiapan teknis perahu sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu, tantangan utama peserta justru datang dari faktor alam. Kondisi arus laut dan hembusan angin yang tidak menentu di Pantai Tasik Madu menjadi kunci utama yang menguji kelincahan perahu-perahu mini tersebut di garis start. (MC Kab. Buleleng/wd)















