Headline.co.id, Batang ~ Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Batang berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi di bidang pendidikan guna mempersiapkan generasi muda yang berjiwa Ahlussunah Waljama’ah (Aswaja). Ketua PCNU Batang, Ahmad Munir Malik, menekankan pentingnya peran anggota Muslimat dalam mendidik generasi penerus dengan memanfaatkan keberadaan organisasi tersebut secara optimal.
Dalam Konferensi Cabang Muslimat Ke-IX yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Batang pada Minggu (26/7/2026), Ahmad Munir Malik menyatakan bahwa Yayasan Pendidikan Muslimat, yang menaungi Raudhatul Athfal (RA), memerlukan pendampingan khusus karena mayoritas lembaga ini tersebar di daerah pelosok. “Di Muslimat itu ada Yayasan Pendidikan Muslimat yang membawahi Raudhatul Athfal (RA), dirasa memerlukan pendampingan secara khusus karena mayoritas tersebar di pelosok,” ujarnya.
Ahmad Munir Malik menegaskan bahwa meskipun berbagai perayaan digelar, pendampingan terhadap anak usia dini di jenjang RA tidak boleh diabaikan. “Itu sangat penting karena berkaitan terhadap kelangsungan generasi penerus yang berprinsip Ahlussunah Waljama’ah,” tegasnya. Ia juga mengakui bahwa Muslimat merupakan salah satu Badan Otonom (Banom) di bawah Nahdlatul Ulama yang paling militan, dan penting bagi pengurus untuk mengorkestrasi militansi dan loyalitas anggotanya dalam mendampingi pendidikan anak usia dini di bawah naungan Yayasan Pendidikan Muslimat.
Siti Mahmudah, Ketua PC Muslimat NU Batang, mengonfirmasi bahwa Yayasan Pendidikan Muslimat NU membawahi 121 lembaga pendidikan anak usia dini Raudhatul Athfal yang tersebar di seluruh Kabupaten Batang. “Kami terus berupaya membentuk mental anak usia dini melalui RA, dengan menanamkan paham keaswajaanya makin kuat,” jelasnya. Menurutnya, penanaman paham Ahlussunah Waljama’ah sejak dini sangat penting agar ketika dewasa, mereka memiliki prinsip yang kuat.
Siti Mahmudah menambahkan bahwa Muslimat NU Batang terus mengawal pembentukan karakter anak usia dini melalui Yayasan Pendidikan Muslimat agar dapat menjawab tantangan masa depan dan tidak terpengaruh oleh ajaran di luar Nahdlatul Ulama. Selain itu, Muslimat juga mengoptimalkan kontribusinya di bidang sosial, kependudukan, dan perkoperasian. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

















