Headline.co.id, Donggala ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo telah mengeluarkan Surat Rekomendasi Gubernur sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Kota Gorontalo. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Abd. Karim A. Rauf, menyampaikan hal ini dalam pertemuan dengan perwakilan BPBD Kota Gorontalo pada Kamis, 23 Juli 2026.
Karim menjelaskan bahwa rekomendasi senilai Rp6,58 miliar tersebut merupakan syarat untuk pengajuan dana hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dana ini akan digunakan untuk memulihkan empat infrastruktur strategis yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor pada tahun 2024.
Empat objek vital yang menjadi prioritas dalam pengusulan dana hibah ini adalah rekonstruksi Jembatan Kamboja di Kelurahan Donggala, dua titik Checkdam/Sabodam di Kelurahan Pohe dan Kelurahan Tenilo, serta talud penguat tebing di Kelurahan Tenilo. Kerusakan berat pada fasilitas publik ini sempat memutus konektivitas antarwilayah dan mengancam kawasan permukiman warga di sekitar bantaran sungai.
Karim menekankan pentingnya dukungan dana hibah dari pemerintah pusat mengingat keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah. “Rekonstruksi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik semata, melainkan juga untuk memperkuat daya tahan struktur kawasan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terulang di masa mendatang,” ujar Karim.















