Headline.co.id, Kupang ~ Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang meluncurkan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2026 untuk memperkuat kolaborasi dunia akademik dan pemerintah daerah. Program ini, dengan investasi sekitar Rp1,02 miliar, bertujuan untuk menghasilkan solusi berbasis riset guna mendukung percepatan pembangunan daerah, termasuk penanganan kemiskinan, stunting, dan pengembangan potensi lokal. Pelaksanaan program berlangsung pada 23–26 Juli 2026.
Acara peluncuran dihadiri oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Wakil Rektor III Undana Dr. Rudy Rohi, Sekretaris Daerah Jonas M. Selly, serta para asisten, pimpinan perangkat daerah, dan akademisi Undana. Hadir pula Tim Guru Besar Undana yang terdiri dari Prof. David Pandie, Prof. Jimmy Pello, Prof. Roby Pellokila, Prof. Gemini Malelak, dan Prof. Petrus Kase, bersama dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Bupati Paulus Henuk menyatakan bahwa pelaksanaan PKM ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Undana, yang bertujuan memperkuat sinergi dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. Ia berharap hasil riset dan pengabdian yang dilakukan para dosen serta mahasiswa dapat memberikan rekomendasi dan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. “Kami berharap seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan program berjalan efektif dan menghasilkan dampak yang optimal,” ujar Paulus.
Wakil Rektor III Undana Dr. Rudy Rohi mengapresiasi kemitraan yang terus terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, program pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah. Melalui kolaborasi ini, Undana berharap hasil penelitian tidak hanya menjadi kajian akademik, tetapi juga dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pada pelaksanaan PKM tahun ini, Undana menerjunkan 53 tenaga pengabdi yang tergabung dalam 46 tim, terdiri dari satu tim profesor/guru besar dan 45 tim dosen dari berbagai fakultas serta Program Pascasarjana. Seluruh tim akan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis hasil penelitian, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin ilmu dengan total investasi mencapai sekitar Rp1,02 miliar. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan kebijakan berbasis riset, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mempercepat pembangunan yang berdampak dan berkelanjutan di wilayah kepulauan tersebut.




















