Headline.co.id, Kupang ~ Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengundang 15 media nasional dan lokal untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Revitalisasi Pendidikan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini bertujuan untuk memastikan penyampaian informasi publik yang akurat, transparan, dan berbasis fakta. Kegiatan ini dimulai dengan Media Briefing Kunjungan Jurnalistik Revitalisasi Pendidikan di Kupang pada Senin (20/7/2026), sebelum para jurnalis melakukan peliputan di SD Inpres Naimata dan SMA Negeri 8 Kupang.
Ketua Tim Relasi Media Kemkomdigi, Astrid Ramadiah Wijaya, menyatakan bahwa kunjungan jurnalistik ini bertujuan memberikan kesempatan kepada media untuk melihat langsung implementasi program pemerintah. Hal ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih utuh dan berimbang kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa informasi yang diterima masyarakat adalah informasi yang akurat dan berimbang,” ujar Astrid yang membacakan sambutan Direktur Ekosistem Media Farida Dewi Maharani.
Menurut Astrid, Program Revitalisasi Pendidikan merupakan bagian dari transformasi pendidikan nasional yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Kemkomdigi berharap hasil peliputan media tidak hanya menampilkan perubahan infrastruktur sekolah, tetapi juga menggambarkan dampak program terhadap kualitas pembelajaran, guru, peserta didik, dan masyarakat. “Kami berharap media dapat menggambarkan dampak positif dari program ini,” katanya.
Dalam media briefing tersebut, para jurnalis juga mendapatkan penjelasan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai pelaksanaan Program Revitalisasi Pendidikan, termasuk capaian program serta rencana perluasan revitalisasi satuan pendidikan pada 2026. Melalui kegiatan ini, Kemkomdigi memperkuat kolaborasi dengan media dalam menghadirkan informasi publik yang akurat sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap implementasi program prioritas pemerintah di bidang pendidikan.


















