Headline.co.id, Jakarta ~ PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia meluncurkan Mitsubishi Xforce Hybrid pada Kamis, 16 Juli 2026, di Kota Kasablanka, Jakarta, sebagai kendaraan hybrid pertama Mitsubishi yang dipasarkan di Indonesia. SUV kompak lima penumpang itu dihadirkan untuk memperluas pilihan elektrifikasi tanpa mengharuskan pengguna mengisi daya dari sumber listrik eksternal. Model tersebut dipasarkan dengan harga peluncuran Rp445 juta on the road Jabodetabek dan mulai dapat dipesan setelah diperkenalkan. Produksinya dilakukan secara lokal di fasilitas PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, dengan pengiriman kepada konsumen dijadwalkan mulai akhir Juli 2026.
Peluncuran Mitsubishi Xforce Hybrid sekaligus menjadi bagian dari pembaruan lini New Xforce di pasar nasional. MMKSI tetap menawarkan varian bermesin bensin, yakni Exceed dan Ultimate, sehingga konsumen dapat memilih sistem penggerak sesuai kebutuhan, pola perjalanan, dan anggaran. Dalam program peluncuran yang berlaku pada 16-28 Juli 2026, varian Exceed diumumkan seharga Rp388 juta dan Ultimate Rp399 juta, sedangkan HEV berada di posisi tertinggi dengan harga Rp445 juta.
Pemesanan Mitsubishi Xforce Hybrid telah dibuka, sementara unit display dan kendaraan uji coba mulai disalurkan ke jaringan dealer. Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita mengatakan, ‘Pengiriman akan kami lakukan akhir Juli nanti.’ Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peluncuran tidak berhenti pada tahap perkenalan, tetapi langsung diikuti persiapan distribusi dan kesempatan bagi calon konsumen untuk mencoba kendaraan.
Harga Mitsubishi Xforce Hybrid dan Jadwal Pengiriman
Harga Rp445 juta merupakan harga khusus peluncuran untuk wilayah Jabodetabek. Mitsubishi juga mencantumkan tambahan Rp1,5 juta untuk warna Quartz White Pearl, sedangkan ketersediaan warna dan unit dapat berbeda pada setiap dealer. Empat pilihan warna utama yang ditampilkan untuk varian HEV meliputi Blade Silver Metallic, Jet Black Mica, Graphite Gray Metallic, dan Quartz White Pearl.
Posisi harga tersebut menempatkan varian HEV di atas Xforce bermesin bensin. Selisih harga berkaitan dengan penggunaan sistem hybrid, perangkat baterai dan motor listrik, serta pembaruan fitur yang dibawa New Xforce. Namun, harga di luar Jabodetabek dapat berubah mengikuti biaya administrasi dan kebijakan daerah, sehingga angka Rp445 juta tidak dapat serta-merta dipakai sebagai patokan untuk seluruh Indonesia.
Distribusi mulai akhir Juli menjadi faktor penting karena konsumen dapat segera membandingkan karakter berkendara varian hybrid dengan versi bensin. MMKSI menyatakan unit test drive telah dikirim ke sejumlah dealer. Kehadiran kendaraan uji coba juga memberi ruang bagi pembeli untuk menilai respons motor listrik, tingkat kesenyapan kabin, kerja suspensi, dan fungsi mode berkendara sebelum mengambil keputusan.
Spesifikasi Mesin Hybrid dan Tujuh Mode Berkendara
Mitsubishi Xforce Hybrid menggunakan mesin bensin 1,6 liter DOHC 16-katup MIVEC yang dipadukan dengan generator, baterai penggerak, dan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 107 PS serta torsi 134 Nm, sedangkan motor listrik memiliki keluaran maksimum 116 PS dan torsi 255 Nm. Dalam banyak kondisi awal bergerak dan kecepatan rendah, motor listrik menjadi penggerak utama sehingga akselerasi dapat terasa lebih cepat dan suara kendaraan lebih senyap.
Sistem tersebut secara otomatis menyesuaikan sumber tenaga berdasarkan kondisi jalan dan kapasitas baterai. Ketika kendaraan mulai bergerak atau melaju perlahan, tenaga dapat berasal dari baterai melalui motor listrik. Saat membutuhkan daya lebih besar untuk menanjak atau berakselerasi, mesin bensin bekerja menghasilkan listrik dan mendukung penggerak. Pada kecepatan tinggi, mesin dapat menyalurkan tenaga dengan bantuan motor, sementara pengereman regeneratif mengubah energi perlambatan menjadi listrik untuk disimpan kembali.
New Xforce HEV menyediakan tujuh mode berkendara, yaitu EV, Charge, Tarmac, Normal, Wet, Gravel, dan Mud. Mode EV mengutamakan tenaga listrik untuk perjalanan yang lebih senyap, sedangkan Charge membantu menjaga atau meningkatkan kapasitas baterai sesuai kebutuhan sistem. Tarmac ditujukan untuk respons di jalan beraspal, sementara empat mode lainnya menyesuaikan karakter kendaraan terhadap penggunaan normal, jalan basah, kerikil, dan permukaan berlumpur.
Produksi Lokal Xforce HEV di Indonesia
Mitsubishi Motors Corporation menyatakan Xforce HEV menjadi model HEV pertama perusahaan yang diproduksi di Indonesia. Perakitan lokal dilakukan di pabrik MMKI di Cikarang, fasilitas yang selama ini menjadi salah satu basis produksi Mitsubishi untuk pasar domestik dan ekspor. Langkah tersebut memperkuat posisi Indonesia dalam rantai produksi model strategis Mitsubishi, bukan hanya sebagai pasar penjualan.
Xforce sendiri pertama kali dipasarkan di Indonesia pada November 2023 dan kemudian diperluas ke sejumlah negara ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, serta Afrika. Kehadiran varian hybrid memberi pembaruan pada model yang telah dikenal sebagai SUV kompak perkotaan. Perkembangan berikutnya akan ditentukan oleh kesiapan pasokan dealer, realisasi pengiriman akhir Juli, dan penerimaan konsumen terhadap selisih harga antara varian HEV dan versi mesin bensin.


















