Headline.co.id, Makassar ~ Syngenta Indonesia dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kapasitas petani Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan pada 19 Juni 2026 dalam acara Rembug Utama di Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII di Limboto, Gorontalo. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan akses petani terhadap inovasi pertanian.
Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto, menyatakan bahwa MoU ini menjadi landasan kerja sama dalam program pemberdayaan petani. “Kolaborasi ini membawa inovasi dan dukungan lebih dekat kepada petani. Syngenta Indonesia menjalankan kegiatan pemberdayaan petani melalui visi Petani MAJU, dengan fokus pada produktivitas, profitabilitas, dan keberlanjutan pertanian,” ujar Eryanto.
Fokus Kerja Sama
Kerja sama ini mencakup tiga area utama: pemberdayaan petani melalui pelatihan dan pendampingan, pengenalan teknologi perbenihan terbaru, serta kegiatan bersama untuk meningkatkan kapasitas petani. Ketua Umum KTNA Nasional, Mohammad Yadi Sofyan Noor, menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah nyata dalam pengembangan kapasitas dan kesejahteraan petani.
Implementasi di Lapangan
Di lapangan, Syngenta Indonesia dan KTNA telah melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk kunjungan ke fasilitas pengolahan benih jagung hibrida di Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memperlihatkan operasional dan inovasi proses pengolahan kepada anggota dan pengurus KTNA.
Komitmen Berkelanjutan
Syngenta Indonesia dan KTNA juga mempromosikan penggunaan produk perlindungan tanaman yang tepat melalui program Festival Stewardship. “Kemitraan berkelanjutan ini adalah komitmen bersama untuk membekali petani dengan pengetahuan dan teknologi terbaru. Melalui pendampingan yang tepat di lapangan, kami optimis kapasitas dan kemandirian petani anggota KTNA akan semakin meningkat,” jelas Sofyan Noor.
Kerja sama ini menegaskan kembali komitmen kedua belah pihak untuk memperbarui dan memformalkan kerangka kolaborasi yang sudah ada, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia.



















