Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Provinsi Riau mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026. Survei ini bertujuan memetakan kondisi kerukunan sosial, mendeteksi potensi konflik, dan mendukung kebijakan pembangunan berbasis data. Pelaksanaan survei ini dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, sesuai arahan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, Boby Rachmat, menjelaskan bahwa Indeks Harmoni Indonesia merupakan alat untuk mengukur tingkat kerukunan, keselarasan, dan keharmonisan masyarakat secara objektif. “Survei ini penting untuk memetakan potensi konflik dan persoalan sosial sejak dini,” ujar Boby di Pekanbaru, Riau, Rabu (1/7/2026). Data yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang inklusif dan menjaga stabilitas sosial.
Dimensi dan Target Survei
Pelaksanaan IHaI 2026 mengacu pada surat dari Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri tertanggal 12 Juni 2026. Survei ini mengukur empat dimensi: ekonomi (30%), keberagaman atau religius (25%), sosial (23%), dan budaya (22%). Survei ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk wirausahawan, petani, buruh, pekerja swasta, aparatur sipil negara, tenaga honorer, anggota TNI dan Polri, dosen, guru, mahasiswa, pelajar, serta profesi lainnya.
Boby menargetkan peningkatan capaian dibandingkan survei tahun 2025, di mana hanya satu kabupaten di Riau yang memenuhi target kuota responden. “Kami berharap setiap kabupaten dan kota dapat mengumpulkan sedikitnya 700 responden dengan memperhatikan keterwakilan profesi dan pemerataan domisili hingga tingkat kecamatan,” jelasnya.
Dukungan dan Partisipasi Masyarakat
Kesbangpol Riau telah mengirimkan surat kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk mendukung pengisian survei elektronik IHaI yang berlangsung dari 17 Juni hingga 17 Juli 2026. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengisi survei melalui laman Survei IHaI. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi sosial di Riau dan membantu dalam pencegahan konflik sosial di masa depan.





















