Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang mengimplementasikan program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP untuk tahun ajaran 2026/2027 melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Program ini bertujuan memastikan seragam diterima tepat waktu dan sesuai regulasi. Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyampaikan hal ini saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Jumat (26/6/2026).
Dana pengadaan seragam tidak dikelola langsung oleh pemerintah daerah atau Dinas Pendidikan, melainkan ditransfer ke sekolah-sekolah negeri melalui BOSDA. “Untuk SD dan SMP negeri, dana langsung ditransfer ke sekolah. Saya sebenarnya ingin memberikan dalam bentuk uang, tetapi regulasi tidak memungkinkan, sehingga kita menggunakan BOSDA,” jelas Faiz.
Pelibatan UMKM dan Penjahit Lokal
Faiz menanggapi aspirasi dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pengrajin batik, yang berharap dilibatkan dalam program ini. Namun, seragam yang diberikan adalah seragam nasional, bukan batik. “Seragam yang kita berikan itu putih-merah dan putih-hijau, bukan batik. Meski demikian, kami mendorong sekolah melibatkan penjahit lokal dalam pembuatan seragam,” tambahnya.
Pengukuran dan Kualitas Seragam
Dalam surat edaran pemerintah daerah, seluruh siswa baru diwajibkan menjalani pengukuran badan sebelum seragam diproduksi, untuk memastikan ukuran yang pas. “Saya berharap sekolah melibatkan penjahit-penjahit di sekitar. Seragam harus benar-benar pas dipakai oleh setiap anak,” harap Faiz. Pemerintah menetapkan standar kualitas bahan agar seragam nyaman dan tahan lama, dengan kain katun sebagai bahan utama.
Tujuan dan Manfaat Program
Program ini bertujuan memastikan seluruh peserta didik memperoleh hak yang sama untuk bersekolah tanpa terbebani biaya awal tahun ajaran. Keterlibatan UMKM dan penjahit lokal merupakan nilai tambah, namun prioritas utama tetap pada kepentingan siswa. “Pertimbangan utama adalah anak-anak mendapatkan seragam yang bagus, berkualitas, dan diterima tepat waktu. Multiplier effect terhadap UMKM adalah manfaat tambahan,” ungkap Faiz.
Program seragam gratis ini mencakup seluruh siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta, termasuk madrasah. Kebijakan ini diharapkan meringankan beban orang tua dan mendukung pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Batang. “Dengan mekanisme BOSDA dan pelibatan sekolah, kami optimistis penyaluran bantuan dapat berlangsung tertib, akuntabel, dan tepat sasaran,” pungkas Faiz.




















