Headline.co.id, Batang ~ Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengambil langkah proaktif dengan memasukkan edukasi kesehatan jiwa dalam materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tingkat SMP dan SMA/SMK. Langkah ini dilakukan untuk menangani isu bullying dan depresi yang kerap dialami remaja. Kepala Dinkes Batang, Ida Susilaksmi, menyatakan bahwa sekolah dapat berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk mendapatkan narasumber dalam penyuluhan kesehatan selama MPLS.
Materi yang disiapkan oleh tim kesehatan puskesmas mencakup berbagai isu penting seperti Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), kesehatan reproduksi, Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dan penanganan anemia pada remaja putri. Selain itu, untuk materi pencegahan narkoba, Dinkes Batang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian. Namun, jika BNN belum menjangkau wilayah tertentu, puskesmas siap mengambil alih peran tersebut.
Ida Susilaksmi menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, termasuk kecemasan dan depresi yang sering dialami remaja. “Faktor adaptasi di era sistem zonasi sekolah juga memicu dinamika psikologis tersendiri bagi para siswa,” ujarnya. Petugas puskesmas yang berfokus pada kesehatan jiwa akan diterjunkan untuk memberikan edukasi dan melakukan skrining awal menggunakan ceklis khusus.
Pentingnya Edukasi Kesehatan Jiwa
Dinkes Batang menyoroti bahwa kesehatan mental remaja menjadi perhatian serius, terutama dengan adanya fenomena bullying dan tekanan sosial di sekolah. Edukasi kesehatan jiwa diharapkan dapat membantu siswa mengatasi masalah psikologis yang mereka hadapi.
Kolaborasi dengan Puskesmas dan BNN
Dalam pelaksanaan edukasi ini, Dinkes Batang berkolaborasi dengan puskesmas dan BNN. Puskesmas akan menyediakan narasumber yang kompeten, sementara BNN akan membantu dalam penyuluhan terkait pencegahan narkoba.
Adaptasi Sistem Zonasi
Sistem zonasi sekolah yang diterapkan saat ini menambah variasi kelas sosial di lingkungan sekolah, yang dapat mempengaruhi dinamika psikologis siswa. Dinkes Batang berupaya untuk mengatasi tantangan ini dengan memberikan dukungan kesehatan mental yang memadai.
Dengan langkah ini, Dinkes Batang berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan mendukung perkembangan mental siswa. Edukasi kesehatan jiwa di MPLS diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menangani isu-isu kesehatan mental di kalangan remaja.




















