Headline.co.id, Jakarta ~ Head to Head Norwegia Vs Prancis menjadi salah satu sorotan menjelang pertandingan terakhir Grup I Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Sabtu (27/6) pukul 02.00 WIB. Meski kedua tim sudah memastikan lolos ke babak 32 besar, laga ini tetap penting karena akan menentukan siapa yang berhak finis sebagai juara grup.
Dalam duel Norwegia Vs Prancis kali ini, Les Bleus datang dengan modal statistik yang lebih meyakinkan. Selain unggul dalam rekor pertemuan, tim asuhan Didier Deschamps juga hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi puncak klasemen Grup I.
Di sisi lain, Norwegia berharap ketajaman Erling Haaland mampu mengakhiri dominasi Prancis. Sang striker Manchester City tengah berada dalam performa terbaik setelah mengoleksi empat gol dari dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Prancis Lebih Dominan dalam Rekor Pertemuan
Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Prancis masih memegang keunggulan atas Norwegia.
Dari total 15 pertandingan yang telah dimainkan, Les Bleus berhasil meraih tujuh kemenangan. Sementara Norwegia hanya mampu mencatatkan empat kemenangan, sedangkan empat pertandingan lainnya berakhir imbang.
Statistik tersebut menunjukkan Prancis lebih konsisten saat menghadapi Norwegia dalam berbagai ajang.
Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada laga persahabatan di Stade de France pada Mei 2014. Saat itu Prancis tampil dominan dengan kemenangan telak 4-0 berkat dua gol Olivier Giroud serta masing-masing satu gol dari Paul Pogba dan Loic Remy.
Adapun kemenangan terakhir Norwegia atas Prancis terjadi pada Agustus 2010 dalam laga uji coba di Ullevaal Stadium. Ketika itu Norwegia menang 2-1 melalui dua gol Erik Huseklepp.
Norwegia Membawa Modal Positif di Piala Dunia 2026
Meski kalah dalam catatan sejarah pertemuan, Norwegia datang dengan rasa percaya diri tinggi.
Tim asuhan Ståle Solbakken sukses menyapu bersih dua pertandingan awal Grup I. Mereka mengalahkan Irak dengan skor 4-1 sebelum menundukkan Senegal 3-2.
Hasil tersebut memastikan Norwegia lolos ke babak 32 besar dengan koleksi enam poin. Namun, mereka masih berada di posisi kedua karena kalah selisih gol dari Prancis.
Artinya, kemenangan menjadi satu-satunya jalan bagi Norwegia apabila ingin mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen.
Mbappe dan Haaland Jadi Magnet Pertandingan
Selain perebutan posisi juara grup, pertandingan ini juga menghadirkan duel dua penyerang paling produktif sepanjang fase grup.
Erling Haaland menjadi tumpuan utama Norwegia setelah mencetak empat gol dalam dua pertandingan. Ketajamannya membuat ia masuk dalam persaingan perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Di kubu Prancis, Kylian Mbappe juga tampil sama impresif. Kapten Les Bleus telah mengoleksi empat gol dan kembali menjadi ancaman utama bagi setiap lawan yang dihadapi.
Pertemuan keduanya diprediksi akan menjadi salah satu duel individu paling menarik sepanjang babak penyisihan grup.
Prancis Berpeluang Ukir Catatan Bersejarah
Prancis memiliki motivasi tambahan pada pertandingan ini.
Apabila berhasil mengalahkan atau setidaknya menahan imbang Norwegia, Les Bleus akan menutup fase grup dengan tiga kemenangan beruntun sekaligus memastikan diri sebagai juara Grup I.
Capaian tersebut akan menjadi salah satu pencapaian terbaik Prancis di fase grup Piala Dunia sejak keberhasilan mereka menyapu bersih pertandingan grup pada edisi 1998, ketika akhirnya keluar sebagai juara dunia.
Meski demikian, Prancis dipastikan tampil tanpa pelatih kepala Didier Deschamps yang kembali ke negaranya setelah mendapat kabar duka meninggalnya sang ibu. Selama pertandingan melawan Norwegia, tim akan dipimpin oleh asisten pelatih Guy Stéphan.
Norwegia Berpotensi Lakukan Rotasi
Pelatih Norwegia Ståle Solbakken mengisyaratkan adanya perubahan susunan pemain karena padatnya jadwal pertandingan.
“Akan ada beberapa perubahan. Bukan karena kami tidak ingin menang, tetapi jeda pertandingan yang singkat dan kondisi para pemain setelah laga terakhir membuat beberapa pemain lain akan mendapat kesempatan,” ujar Solbakken.
Selain itu, Norwegia juga masih memantau kondisi bek Julian Ryerson yang mengalami cedera saat menghadapi Senegal. Jika belum pulih, Marcus Pedersen diprediksi akan kembali dipercaya mengisi posisi bek kanan.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Melihat performa kedua tim sepanjang fase grup, pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka. Norwegia dipastikan tampil menyerang karena membutuhkan kemenangan untuk merebut posisi puncak.
Sebaliknya, Prancis kemungkinan bermain lebih sabar dengan memanfaatkan kualitas lini tengah dan efektivitas serangan balik yang dipimpin Kylian Mbappe.
Dari sisi pengalaman, kedalaman skuad, dan rekor pertemuan, Prancis masih sedikit lebih diunggulkan. Namun, performa Erling Haaland yang sedang tajam membuat Norwegia tetap memiliki peluang menciptakan kejutan dan mengakhiri dominasi Les Bleus dalam sejarah pertemuan kedua negara.
Dengan seluruh faktor tersebut, duel Head to Head Norwegia Vs Prancis diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada penutupan fase grup Piala Dunia 2026, sekaligus menjadi panggung pembuktian apakah Haaland mampu membawa Norwegia memutus rekor superioritas Prancis.



















