Putus Sekolah, Bocah Penghapal Quran di Sukabumi Akan Disekolahkan Bupati

  • Whatsapp
Ilustrasi penghapal Alquran.
Ilustrasi penghapal Alquran.

HeadLine.co.id (Sukabumi) – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami akan menyekolahkan salah satu putra dari Siti Masrifah (35), salah satu warga penerima bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) asal Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Siti mengatakan, putra sulungnya Salman Almaliki (13) akan disekolahkan oleh Marwan. Hal ini berawal dari pertemuan tidak terduga saat Marwan memonitor penyaluran bantuan JPS di wilayah tersebut.

Baca juga: Pemerintah Tunggu Keputusan Arab Saudi Terkait Pelaksanaan Ibadah Haji 1441 H Hingga 1 Juni 2020

“Beliau awalnya tanya-tanya, terus ada anak saya pak bupati nanya usianya berapa tahun, sekolah atau enggak. Saya jawab Salman enggak sekolah, berhenti kelas 1 SMPN Sukaraja karena bingung biaya setelah suami saya meninggal dunia 4 bulan yang lalu dan anak saya juga seorang penghapal Alquran,” ucapnya pada Selasa (19/5/2020).

Untuk kebutuhan sehari-hari, Siti mengandalkan pemberian saudara dan ayahnya (kakek Salman). Mendengar hal itu, Bupati Marwan kemudian berkata akan menyekolahkan Salman di salah satu pesantren yang juga memiliki pendidikan formal.

Baca juga: Pemulihan Ekonomi Nasional, BUMN Dapat Kucuran Dana 149 Triliun dari Pemerintah

“Pak bupati langsung bilang Salman melanjutkan sekolah dibiayai sekolahnya, saya langsung terharu. Salman memang keinginannya kuat untuk sekolah lagi,” tutur Siti.

Kades Pasirhalang, Yusuf Purnama membenarkan anak salah seorang warganya akan disekolahkan oleh bupati. Menurut Yusuf pertemuan antara bupati dan warganya itu terjadi saat pendistribusian JPS.

Baca juga: PT KAI Divre II Sumbar Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19 Pada Walikota Padang

“Keluarga bu Siti kategori pra sejahtera beliau terdata menerima JPS dari Pemkab Sukabumi. Ayahnya Salman dulunya bekerja sebagai tenaga keamanan salah satu pabrik,” ungkap Yusuf.

Bupati Marwan juga membenarkan niatnya untuk memasukkan Salman ke pondok pesantren. Menurutnya, Salman memiliki kemampuan lebih di usianya yang masih belia.

Baca juga: Muncul Rumor Adanya Skenario Pasca Jumlah ODP dan PDP Tak Lagi Diumumkan, Pemerintah Minta Masyrakat Berfikir Rasional

“Insya Allah kami akan membantu untuk melanjutkan pendidikan anaknya Siti Masrifah yang merupakan anak yatim ini. Iya, anak itu mempunyai potensi yang baik sebagai penghapal Al-Quran,” kata Marwan.

Marwan mengaku keinginannya menyekolahkan Salman semakin kuat setelah mendengar ayah Salman meninggal dunia. “Suaminya sudah meninggal dan ada dua anak yatim yang harus ditanggung,” ujar Marwan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *