Headline.co.id, Jakarta ~ Setelah dipermalukan Australia pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026, Timnas Turki kini menghadapi ujian berikutnya saat berjumpa Paraguay di San Francisco Stadium, California, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) pukul 10.00 WIB. Pertandingan ini menjadi laga krusial bagi kedua tim yang sama-sama belum meraih poin setelah menelan kekalahan pada pertandingan pertama. Kemenangan menjadi target mutlak agar peluang lolos ke babak 16 besar tetap terbuka.
Turki datang ke laga ini dengan beban besar setelah kalah 0-2 dari Australia. Hasil tersebut mengejutkan banyak pihak karena tim asuhan Vincenzo Montella sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan.
Sementara Paraguay juga berada dalam situasi serupa setelah dihajar tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 1-4 pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026.
Turki Kalah, Tapi Masih Tunjukkan Kualitas
Meski gagal meraih poin saat menghadapi Australia, performa Turki sebenarnya tidak sepenuhnya buruk. Statistik pertandingan menunjukkan Turki mendominasi penguasaan bola hingga 62 persen dan melepaskan 30 tembakan ke arah gawang lawan.
Sayangnya, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol. Buruknya penyelesaian akhir membuat Turki harus menerima kekalahan yang memunculkan keraguan terhadap status mereka sebagai salah satu tim unggulan di Grup D.
Padahal sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Turki menunjukkan performa impresif dengan catatan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang dalam delapan pertandingan terakhir.
Penyerang muda Turki, Kenan Yildiz, menilai timnya masih memiliki banyak hal positif yang bisa dibawa ke pertandingan melawan Paraguay.
“Saya pikir kami tidak bermain buruk pada laga perdana,” kata Yildiz dikutip dari situs resmi FIFA.
“Tentu saja, masih ada hal yang harus kami tingkatkan,” tambah pemain yang dibesarkan akademi Bayern Munchen tersebut.
Montella Minta Pemain Fokus Bangkit
Tekanan terhadap Turki meningkat setelah hasil mengecewakan melawan Australia. Namun pelatih Vincenzo Montella meminta para pemainnya tetap fokus dan tidak terpengaruh kritik yang muncul.
Menurut Montella, reaksi berlebihan terhadap kekalahan perdana dapat memengaruhi kondisi mental para pemain, terutama mereka yang masih berusia muda.
“Mereka adalah manusia, bukan robot atau mesin. Jadi mereka terpengaruh oleh betapa berlebihan beberapa reaksi yang diberikan,” ujar Montella.
Turki menyadari bahwa kekalahan kedua akan membuat posisi mereka semakin sulit karena pada laga terakhir Grup D mereka masih harus menghadapi tuan rumah Amerika Serikat.
Paraguay Juga Datang dengan Luka yang Sama
Di sisi lain, Paraguay juga berusaha bangkit setelah kekalahan telak dari Amerika Serikat. Tim asuhan Gustavo Alfaro sempat tertinggal tiga gol pada babak pertama sebelum akhirnya memperbaiki permainan di babak kedua.
Meski mampu mencetak satu gol melalui Mauricio setelah menerima umpan Julio Enciso, Paraguay tetap gagal menghindari kekalahan 1-4.
Namun demikian, Paraguay bukan lawan yang bisa diremehkan. Sebelum turnamen dimulai, mereka dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang solid dan mampu meraih tiga kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.
Pelatih Gustavo Alfaro bahkan memilih melindungi para pemainnya dari kritik keras yang muncul setelah kekalahan pada laga pembuka.
“Kritiklah saya. Anda boleh menyerang saya, tetapi jangan menyerang mereka. Lindungi mereka,” tegas Alfaro.
Adu Kualitas Individu Jadi Penentu
Jika melihat komposisi skuad, Turki memiliki sejumlah pemain yang berpengalaman tampil di level tertinggi Eropa. Nama-nama seperti Hakan Calhanoglu, Arda Guler, Orkun Kokcu, hingga Kenan Yildiz menjadi kekuatan utama tim berjuluk Ay-Yildizlilar tersebut.
Di kubu Paraguay, harapan besar akan bertumpu pada Miguel Almiron, Julio Enciso, Diego Gomez, serta Antonio Sanabria yang menjadi andalan di lini depan.
Meski Paraguay dikenal memiliki kolektivitas permainan yang baik, kualitas individu pemain Turki dinilai sedikit lebih unggul dalam situasi pertandingan yang membutuhkan kreativitas dan efektivitas di depan gawang.
Prediksi Susunan Pemain Turki vs Paraguay
Turki (4-2-3-1)
Cakir; Celik, Demiral, Bardakci, Kadioglu; Yuksek, Calhanoglu; Guler, Kokcu, Yildiz; Akturkoglu.
Pelatih: Vincenzo Montella.
Paraguay (4-4-2)
Fernandez; Caceres, G. Gomez, Alderete, Alonso; D. Gomez, Bobadilla, Cubas, Almiron; Enciso, Sanabria.
Pelatih: Gustavo Alfaro.
Fakta Menarik Turki vs Paraguay
- Kedua tim sama-sama kalah pada laga pembuka Grup D.
- Turki mencatatkan 30 tembakan saat menghadapi Australia.
- Paraguay kebobolan empat gol dari Amerika Serikat.
- Turki dan Paraguay baru sekali bertemu sepanjang sejarah.
- Pertemuan sebelumnya terjadi pada laga persahabatan tahun 1995 dan berakhir imbang 0-0.
- Laga ini menjadi pertemuan resmi pertama kedua negara dalam turnamen kompetitif.
Prediksi Skor Turki vs Paraguay
Melihat performa pada pertandingan pertama, Turki sebenarnya menunjukkan permainan yang lebih meyakinkan dibanding hasil yang mereka dapatkan. Dominasi permainan saat menghadapi Australia menjadi indikasi bahwa tim asuhan Vincenzo Montella masih memiliki kualitas untuk bersaing di Grup D.
Sebaliknya, Paraguay masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk memperbaiki lini pertahanan yang kebobolan empat gol saat menghadapi Amerika Serikat.
Jika mampu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir, Turki berpeluang besar mengamankan kemenangan perdana mereka di Piala Dunia 2026.
Prediksi skor: Turki 2-1 Paraguay.




















