Headline.co.id, Jakarta ~ Pertandingan Brasil vs Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 bukan sekadar perebutan tiga poin. Duel yang akan berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB itu menyimpan banyak cerita menarik, mulai dari rekor pertemuan kedua tim hingga ambisi besar yang mereka bawa ke turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Laga Brasil vs Maroko juga menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan pada fase awal Piala Dunia 2026. Brasil datang dengan status tim tersukses sepanjang sejarah Piala Dunia, sementara Maroko bertekad membuktikan bahwa pencapaian luar biasa mereka pada edisi sebelumnya bukanlah sebuah kebetulan.
Berikut sejumlah fakta menarik yang membuat duel ini layak disaksikan.
1. Debut Carlo Ancelotti di Piala Dunia Bersama Brasil
Pertandingan melawan Maroko akan menjadi laga perdana Carlo Ancelotti sebagai pelatih Brasil di putaran final Piala Dunia.
Pelatih asal Italia tersebut dipercaya mengembalikan kejayaan Selecao setelah terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada 2002. Pengalaman Ancelotti yang telah meraih berbagai gelar elite di level klub membuat publik Brasil menaruh harapan besar kepadanya.
Meski demikian, Ancelotti mengingatkan bahwa tidak ada lawan mudah di Piala Dunia.
“Semua tim yang hadir di Piala Dunia ini memiliki kualitas dan Maroko bukan pengecualian,” ujar Ancelotti.
2. Brasil Masih Memburu Gelar Keenam
Brasil merupakan tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi lima gelar, yakni pada 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.
Namun, sudah 24 tahun Selecao gagal kembali menjadi juara dunia. Bahkan, sejak gelar terakhir di Korea Selatan dan Jepang, Brasil hanya sekali mencapai semifinal, yaitu pada Piala Dunia 2014.
Tekanan besar inilah yang membuat setiap pertandingan Brasil di Piala Dunia selalu menjadi sorotan.
3. Maroko Bukan Lagi Tim Kejutan
Jika dahulu Maroko dianggap sebagai tim kuda hitam, kini status itu mulai berubah.
Atlas Lions mencetak sejarah pada Piala Dunia 2022 dengan menjadi tim Afrika dan Arab pertama yang berhasil menembus semifinal. Mereka bahkan menyingkirkan tim-tim besar seperti Belgia, Spanyol, dan Portugal.
Selain itu, Maroko juga berhasil mencapai final Piala Afrika 2025, membuktikan konsistensi performa mereka di level internasional.
4. Rekor Pertemuan Tidak Selalu Memihak Brasil
Secara keseluruhan, Brasil memang lebih unggul dalam catatan pertemuan.
Salah satu kemenangan paling diingat terjadi pada Piala Dunia 1998 ketika Selecao mengalahkan Maroko dengan skor 3-0.
Namun, Maroko pernah memberikan kejutan. Dalam laga persahabatan pada Maret 2023, Atlas Lions sukses menumbangkan Brasil dengan skor 2-1.
Hasil tersebut menjadi alarm bahwa Maroko memiliki kemampuan untuk merepotkan tim mana pun.
5. Duel Vinicius Junior vs Achraf Hakimi
Salah satu pertarungan paling menarik dalam laga ini adalah adu kecepatan antara Vinicius Junior dan Achraf Hakimi.
Vinicius diprediksi menjadi andalan Brasil di sisi kiri serangan, sedangkan Hakimi merupakan salah satu bek kanan terbaik dunia yang terkenal agresif membantu serangan.
Hakimi sendiri mengakui kualitas pemain Real Madrid tersebut.
“Saya sudah berkali-kali bermain melawan Vinicius dan dia adalah pemain hebat. Untuk bertahan menghadapi Vinicius dan pemain Brasil lainnya, kami harus bertahan sebagai sebuah tim dengan ide yang jelas,” ujar Hakimi.
6. Neymar Dipastikan Absen
Salah satu fakta yang cukup mengejutkan adalah absennya Neymar pada laga pembuka Grup C.
Bintang Brasil itu masih menjalani pemulihan cedera betis sehingga belum bisa diturunkan.
“Neymar bekerja dengan konsentrasi yang sangat tinggi. Kami berharap dia menyelesaikan proses pemulihannya dan dapat kembali diintegrasikan ke dalam tim mulai pekan depan,” kata Ancelotti.
Kehilangan Neymar memang menjadi kerugian bagi Selecao. Namun, situasi ini juga membuka ruang bagi Brasil untuk tampil lebih kolektif.
7. Vinicius Tak Mengejar Gelar Individu
Menjelang laga pembuka, Vinicius Junior menegaskan bahwa target utamanya adalah membawa Brasil kembali ke puncak dunia.
“Saya tidak peduli dengan gelar individu. Saya tidak berada di sini untuk menjadi pemain terbaik turnamen. Saya di sini untuk membantu Brasil meraih gelar Piala Dunia keenam,” ujar Vinicius Jr.
Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya tekad para pemain Brasil untuk mengakhiri penantian panjang.
8. Maroko Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Meski berstatus nonunggulan, Maroko tidak datang dengan rasa takut.
Pelatih timnas Maroko menyebut suasana di dalam skuad sangat positif menjelang pertandingan pembuka.
“It’s clear that the atmosphere is positive. We are very confident,” ujarnya.
Ia juga memastikan timnya tidak akan mengubah filosofi bermain yang selama ini menjadi kekuatan utama.
“We won’t change our principles much. We’ve shown good things and we’ll keep showing them by staying true to our principles,” katanya.
9. Pertarungan Dua Filosofi Sepak Bola
Brasil diperkirakan akan tampil dominan melalui penguasaan bola, kreativitas individu, serta kombinasi cepat di lini depan.
Sebaliknya, Maroko mengandalkan disiplin bertahan, organisasi tim yang solid, serta serangan balik cepat.
Perbedaan filosofi tersebut membuat pertandingan diprediksi berlangsung menarik dan penuh taktik.
10. Penentu Awal Persaingan Grup C
Selain Brasil dan Maroko, Grup C juga dihuni Haiti dan Skotlandia.
Karena sama-sama difavoritkan lolos ke fase gugur, hasil pertandingan ini bisa menjadi penentu peta persaingan grup sejak awal turnamen.
Tim yang meraih kemenangan akan memiliki modal besar untuk melangkah ke babak berikutnya.
Jadwal Brasil vs Maroko Piala Dunia 2026
Grup C Piala Dunia 2026
Brasil vs Maroko
Minggu, 14 Juni 2026
Kick-off: 05.00 WIB
Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey
Siaran langsung: TVRI
Live streaming: Platform resmi pemegang hak siar
Duel Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang pertandingan pembuka Grup C. Di baliknya tersimpan ambisi besar Brasil untuk meraih gelar dunia keenam dan tekad Maroko untuk kembali menorehkan sejarah. Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim serta latar belakang yang menarik, laga ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan terbaik pada fase awal turnamen.




















