Headline.co.id, Puluhan Siswa Sd Negeri Boof Di Desa Kakan ~ Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Kapolda NTT. Bantuan ini diberikan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dan bertujuan mendukung kemajuan pendidikan di wilayah pedalaman Nusa Tenggara Timur. Bantuan berupa 50 tas sekolah dan 50 paket buku diserahkan oleh Kapolsek Kuanfatu, IPDA Ever G. Tinenti, bersama personel Polsek Kuanfatu kepada pihak sekolah dan para siswa.
Kegiatan yang berlangsung di halaman SD Negeri Boof ini disambut hangat oleh Kepala Sekolah Marten Baunsele, para guru, dan seluruh siswa. Sebagai bentuk penghormatan, Kapolsek Kuanfatu menerima pengalungan selendang adat dari pihak sekolah sebelum acara dimulai. Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Kapolda NTT terhadap pendidikan, terutama bagi anak-anak di daerah pelosok.
“Bapak Kapolda NTT memiliki perhatian besar terhadap masa depan generasi muda NTT. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat bagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat menambah semangat belajar dan membantu kebutuhan sekolah para siswa,” ujar AKBP Hendra Dorizen.
Kapolsek Kuanfatu menyampaikan pesan Kapolda NTT agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Ia juga mengajak para pelajar untuk terus rajin belajar dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Kepala SD Negeri Boof, Marten Baunsele, mengaku terharu dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada sekolahnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda NTT dan Kapolres TTS atas bantuan yang diberikan. Tas dan buku ini sangat membantu anak-anak kami dalam menunjang proses belajar. Kepedulian seperti ini memberikan motivasi besar bagi siswa untuk terus bersekolah dan meraih cita-cita mereka,” ungkapnya.
Bagi sebagian siswa, bantuan tersebut bukan sekadar perlengkapan sekolah, tetapi juga simbol bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menggapai masa depan. Di balik tas dan buku yang mereka terima, tersimpan pesan tentang harapan, perhatian, dan komitmen untuk membangun generasi penerus bangsa yang lebih baik. Kapolres TTS menambahkan bahwa semangat pengabdian Polri harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pendidikan adalah fondasi kemajuan daerah. Ketika anak-anak memiliki semangat belajar yang tinggi dan didukung dengan fasilitas yang memadai, maka masa depan NTT akan semakin cerah,” tutupnya. Kepedulian yang ditunjukkan Polda NTT ini menjadi bukti bahwa semangat Bhayangkara tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut menyalakan harapan bagi masa depan anak-anak Nusa Tenggara Timur.























