Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si., melakukan kunjungan ke fasilitas Daycare SSDM Polri yang terletak di lantai 1 Gedung TNCC Mabes Polri pada Selasa (9/6). Fasilitas ini disediakan untuk memenuhi kebutuhan pengasuhan anak bagi anggota Polri dan masyarakat non-Polri yang sedang beraktivitas di lingkungan Gedung TNCC Mabes Polri. Daycare ini beroperasi setiap hari kerja, dari Senin hingga Jumat, pukul 06.30 WIB hingga 17.00 WIB.
Dalam kunjungannya, Wakapolri menekankan bahwa pembangunan Polri yang modern tidak hanya berfokus pada peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik, tetapi juga pada kesejahteraan personel dan keluarganya. “Polri terus berupaya membangun lingkungan kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan personel. Kehadiran fasilitas daycare merupakan bagian dari komitmen institusi untuk mendukung keseimbangan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab keluarga,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Wakapolri menambahkan bahwa dukungan terhadap keluarga personel adalah bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul. Dengan adanya rasa tenang terhadap kondisi keluarganya, anggota Polri dapat lebih fokus menjalankan tugas pelayanan, pelindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Irjen Pol. Dr. Anwar, As SDM Kapolri, menyatakan bahwa Daycare SSDM Polri adalah bentuk perhatian institusi terhadap kebutuhan anggota serta upaya menyediakan layanan pengasuhan anak yang aman dan profesional. “Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai kasus yang melibatkan tempat penitipan anak, kami memahami bahwa menitipkan anak berarti menitipkan kepercayaan,” kata Irjen Pol. Anwar.
Untuk menjamin kualitas layanan, seluruh aspek operasional dan fasilitas fisik Daycare SSDM Polri telah disesuaikan dengan standar kelayakan yang ditetapkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). SSDM Polri melalui Subbagian Polisi Wanita (Subbagpolwan) juga menyusun standar kompetensi bagi para pengasuh yang bertugas. Rekrutmen dan pembinaan pengasuh dilakukan dengan mengacu pada standar tenaga pendidik dan pengasuh anak usia dini yang diterapkan di lingkungan TK Bhayangkari.
Pengelolaan daycare dilakukan melalui kolaborasi SSDM Polri dan Bhayangkari untuk memastikan aspek pengasuhan, pendidikan dasar anak, keamanan, dan kenyamanan dapat berjalan optimal. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yang berada di Daycare SSDM Polri mendapatkan pengasuhan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” jelas Irjen Pol. Anwar.
Setiap anak yang menggunakan layanan daycare akan didata terlebih dahulu, termasuk identitas orang tua atau penanggung jawab, kondisi kesehatan anak, serta pihak yang berhak melakukan penjemputan. Prosedur ini diterapkan sebagai bagian dari sistem perlindungan dan keamanan anak selama berada dalam pengasuhan.
Daycare SSDM Polri juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung tumbuh kembang anak, seperti ruang bermain yang aman, area belajar dan aktivitas edukatif, buku bacaan dan permainan edukatif, ruang istirahat, fasilitas sanitasi yang memadai, serta perlengkapan kesehatan dasar untuk kebutuhan darurat. Fasilitas ini juga didukung sistem kamera pengawas (CCTV) yang dapat dipantau secara real-time, memberikan ketenangan bagi orang tua selama menjalankan tugas di lingkungan Mabes Polri.
Jam operasional daycare yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga 17.00 WIB dirancang untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kedinasan anggota Polri. Pengaturan waktu ini diharapkan dapat membantu personel menjalankan tugas secara optimal tanpa mengabaikan kebutuhan pengasuhan anak.
Akses layanan daycare dibuat mudah bagi anggota Polri maupun non-Polri yang sedang mengikuti kegiatan di Gedung TNCC Mabes Polri. Orang tua cukup melakukan pendaftaran kepada petugas pengelola dan melengkapi data anak sebelum kegiatan dimulai. “Kehadiran Daycare SSDM Polri merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun organisasi yang modern dan berorientasi pada kesejahteraan personel,” tutup Irjen Pol. Anwar.






















