Headline.co.id, OKU Timur ~ Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al-Amin Polres OKU Timur, Rabu (27/5/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban dan penyerahan daging kurban kepada masyarakat sekitar yang berhak menerima. Selain menjadi momentum ibadah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai pada pukul 11.30 WIB.
Sholat Idul Adha dipimpin oleh Imam sekaligus khatib, Ustadz Adi Putra, M.Pd. Kegiatan tersebut diikuti Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, Ketua Bhayangkari Cabang Polres OKU Timur beserta pengurus, para pejabat utama Polres OKU Timur, dan personel Polres OKU Timur.
Dalam sambutannya, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh jamaah yang hadir.
“Hari ini adalah hari kemenangan bagi kita semua. Saya Kapolres mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum,” ujar AKBP Adik Listiyono pada Headline Media Kamis (28/5/2026).
Ia mengatakan, Idul Adha mengandung nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Idul Adha atau Hari Raya Kurban mengajarkan kita tentang nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial terhadap sesama. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, serta meningkatkan solidaritas dan toleransi,” katanya.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat terwujud tanpa adanya kebersamaan serta saling menjaga antarwarga. Ia menilai suasana saling memaafkan saat Idul Adha menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang damai.
“Sebagai Kapolres, saya menyadari bahwa keamanan yang paling hakiki dimulai dari kedamaian di dalam rumah tangga dan lingkungan kita sendiri. Jika kita semua bisa saling memaafkan di hari ini, maka tugas kami dalam menjaga wilayah ini akan menjadi jauh lebih ringan,” ungkapnya.
AKBP Adik Listiyono juga menegaskan bahwa Polri membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
“Sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, kita tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan tanpa adanya dukungan, partisipasi, dan kerja sama dari seluruh elemen,” tambahnya.
Sementara itu, dalam khutbah Idul Adha, Ustadz Adi Putra, M.Pd., menyampaikan materi terkait hukum dan ketentuan berkurban dalam Islam. Ia menjelaskan mayoritas ulama dari Mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hambali menetapkan hukum kurban sebagai sunah muakkadah atau sangat dianjurkan, sedangkan Mazhab Hanafi memandang kurban sebagai kewajiban bagi umat Islam yang mampu secara finansial.
Ia juga menjelaskan sejumlah syarat bagi orang yang disunahkan berkurban, di antaranya beragama Islam, balig, berakal sehat, serta memiliki kemampuan ekonomi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga pada Hari Raya Idul Adha dan hari tasyrik.
Selain itu, khatib juga mengingatkan ketentuan hewan kurban yang harus berasal dari hewan ternak sehat tanpa cacat serta memenuhi syarat usia, seperti sapi dan kerbau minimal berusia dua tahun serta kambing minimal satu tahun.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban di lingkungan Polres OKU Timur. Tercatat sebanyak 7 ekor sapi dan 6 ekor kambing disembelih dalam kegiatan tersebut.
Hewan kurban Sapi berasal dari Kapolres OKU Timur sebanyak 1 ekor sapi, Kasat Narkoba 1 ekor sapi, Kasat Lantas 1 ekor sapi, Kasat Reskrim 1 ekor sapi, PT CT 1 ekor sapi, serta bantuan dari dinas sebanyak 1 ekor sapi.
Total perkiraan berat kotor tujuh ekor sapi mencapai sekitar 1.400 kilogram. Setelah proses pemotongan selesai, Kapolres OKU Timur bersama Ketua Bhayangkari Cabang OKU Timur menyerahkan secara simbolis daging kurban kepada masyarakat sekitar yang berhak menerima. Pembagian tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.























