Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Wamendikdasmen Ajak Bahasa Daerah Masuk Pendidikan dan Teknologi AI

Lia by Lia
2 months ago
in Berita
Reading Time: 3 mins read
419 4
A A
0
Wamendikdasmen Ajak Bahasa Daerah Masuk Pendidikan dan Teknologi AI
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah memanfaatkan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 untuk menegaskan strategi baru dalam pelestarian bahasa daerah. Tujuannya adalah agar bahasa daerah tidak hanya menjadi bagian dari seremoni budaya, tetapi juga hidup dalam dunia pendidikan dan beradaptasi dengan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, menekankan bahwa pelestarian bahasa daerah harus menjadi gerakan nyata yang menjaga identitas bangsa dan relevan dengan perkembangan zaman. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Atip mengingatkan agar festival ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan.

You might also like

Cuaca Besok Minggu 12 Juli 2026 Ini Kondisi Cuaca di Kota Besar Indonesia Menurut BMKG

Cuaca Besok Minggu 12 Juli 2026: BMKG Prediksi Hujan di 5 Wilayah, Cek Daftar Kota Terdampak

11 July 2026
Prakiraan BMKG Cuaca Besok Jakarta, Bandung, Bekasi, Jogja, hingga Surabaya, Cek Sebelum Beraktivitas

Cuaca Besok Jakarta, Bandung, Bekasi, Jogja, dan Surabaya, Begini Prakiraan BMKG Minggu 12 Juli 2026

11 July 2026

“Jangan sampai festival ini berhenti menjadi momen sejarah yang kehilangan arah dan kiprah,” ujar Atip dalam acara tersebut yang berlangsung pada Senin (25/5/2026). Ia menambahkan bahwa semangat Trigatra Bangun Bahasa harus terus diperkuat, yaitu Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing.

ADVERTISEMENT

Atip menyoroti bahwa pelestarian bahasa daerah sering kali hanya dimaknai sebagai upaya menjaga eksistensi tanpa memastikan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. “Bahasa daerah jangan hanya dijadikan monumen yang diperingati sebagai rutinitas, tetapi kehilangan jati dirinya,” katanya. Ia menegaskan bahwa keragaman bahasa adalah bagian tak terpisahkan dari kebinekaan Indonesia, dan hilangnya bahasa daerah berarti tergerusnya identitas bangsa dan komunitas penuturnya.

Data dan kajian kebahasaan menunjukkan ancaman kepunahan bahasa daerah di berbagai wilayah. “Ketika bahasa daerah lenyap, pada saat yang sama etnis penuturnya ikut terkubur,” ujarnya. Oleh karena itu, Kemendikdasmen mendorong langkah yang lebih substantif, salah satunya menjadikan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran, khususnya pada pendidikan dasar.

Menurut Atip, penggunaan bahasa ibu di ruang kelas adalah fondasi awal untuk menjaga keberlangsungan bahasa daerah. “Bahasa daerah tidak cukup hanya hadir dalam buku atau karya sastra. Jika tidak digunakan sebagai bahasa ajar, lama-kelamaan hanya menjadi kenangan, bukan identitas,” katanya. Ia mengungkapkan bahwa mayoritas kepala daerah telah memiliki regulasi terkait penggunaan bahasa daerah di sekolah, namun implementasinya perlu diperkuat agar tidak berhenti di tingkat administrasi.

Keprihatinan terhadap menurunnya penggunaan bahasa ibu tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan hampir di seluruh daerah. Atip mencontohkan banyak keluarga Sunda, Jawa, Minang, Batak, dan daerah lain yang mulai meninggalkan bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari. “Tidak ada lagi makna Indonesia yang utuh ketika bahasa daerah hanya menjadi monumen sejarah,” tegasnya.

Selain pendidikan, Atip menilai pelestarian bahasa daerah kini harus masuk ke ruang digital dan memanfaatkan kemajuan teknologi. Ia meminta Badan Bahasa memperkuat pengembangan bahasa daerah melalui teknologi Large Language Model (LLM) dan kecerdasan artifisial agar bahasa-bahasa Nusantara dapat hadir dalam ekosistem AI.

Menurut Atip, upaya tersebut telah dirintis sejak beberapa tahun terakhir, namun masih membutuhkan penguatan data kebahasaan agar AI mampu menghasilkan respons yang lebih baik dalam bahasa daerah. Ia bahkan membagikan pengalaman saat mencoba meminta AI membuat pantun dalam bahasa Sunda, namun hasilnya dinilai belum memadai. “Ini menunjukkan input bahasa daerah ke dalam AI masih perlu diperkuat. Saya yakin bahasa daerah lain juga menghadapi tantangan yang sama,” ujarnya.

Bagi Atip, perkembangan AI tidak bisa dihindari sehingga bahasa daerah harus ikut masuk ke dalam sistem teknologi yang kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. “Ketika hidup kita tidak bisa dilepaskan dari AI, maka bahasa daerah juga harus hadir di dalamnya,” katanya. Ia pun meminta Badan Bahasa menjalankan dua pendekatan secara bersamaan, yakni memperkuat penggunaan bahasa daerah dalam pendidikan serta memperluas integrasinya ke teknologi digital.

Atip berharap FTBIN 2026 menjadi momentum konsolidasi nasional agar bahasa daerah tetap menjadi sumber keberagaman dan penguat nasionalisme Indonesia. “Semoga bahasa daerah kita terus memperkuat keberagaman dan nasionalisme sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya. Melalui FTBIN 2026, pemerintah ingin menegaskan bahwa bahasa ibu bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan aset hidup yang menentukan masa depan identitas Indonesia di tengah transformasi pendidikan dan teknologi global.

Tags: berita jakartaFestivalHeadlineJakartaPemerintah
ADVERTISEMENT
Lia

Lia

Related Stories

Cuaca Besok Minggu 12 Juli 2026 Ini Kondisi Cuaca di Kota Besar Indonesia Menurut BMKG

Cuaca Besok Minggu 12 Juli 2026: BMKG Prediksi Hujan di 5 Wilayah, Cek Daftar Kota Terdampak

by Pinasti
11 July 2026
0

Highlight Berita Cuaca Besok Minggu 12 Juli 2026: BMKG Prediksi Hujan di 5 Wilayah, Cek Daftar Kota Terdampak: BMKG memprediksi...

Prakiraan BMKG Cuaca Besok Jakarta, Bandung, Bekasi, Jogja, hingga Surabaya, Cek Sebelum Beraktivitas

Cuaca Besok Jakarta, Bandung, Bekasi, Jogja, dan Surabaya, Begini Prakiraan BMKG Minggu 12 Juli 2026

by Hendrawan
11 July 2026
0

Highlight Berita Cuaca Besok Jakarta, Bandung, Bekasi, Jogja, dan Surabaya, Begini Prakiraan BMKG Minggu 12 Juli 2026: BMKG memprakirakan cuaca...

Diplomasi Chip: Strategi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Diplomasi Chip: Strategi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

by Dwina
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menekankan pentingnya diplomasi chip sebagai instrumen strategis Indonesia dalam...

Penguatan Data Desa Kunci Sukses Satu Data Indonesia

Penguatan Data Desa Kunci Sukses Satu Data Indonesia

by Dani
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menekankan pentingnya penguatan data desa sebagai langkah awal dalam keberhasilan...

Kejaksaan Agung dan Polri Diminta Perkuat Sinergi setelah Febrie Mundur

Kejaksaan Agung Hadapi Ujian Transisi Jampidsus setelah Febrie Adriansyah Mundur

by Wawan
11 July 2026
0

Analisis transisi Kejaksaan Agung setelah Febrie Adriansyah mundur, mulai dari kelanjutan perkara, pengawasan DPR, hingga koordinasi dengan Polri.

Komisi III DPR Siapkan Tim Pengawas Usai Febrie Adriansyah Mundur

Kejaksaan Agung Usai Febrie Mundur: Apa yang Berubah dan Mengapa DPR Membentuk Tim Pengawas

by Hendrawan
11 July 2026
0

Penjelasan mengenai perubahan di Kejaksaan Agung setelah Febrie Adriansyah mundur, alasan DPR membentuk tim pengawas, dan fungsi yang tetap berjalan.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pesona Vietnam di Musim Gugur yang Menakjubkan dengan Vietjet

Jelajahi Pesona Vietnam dengan Promo Musim Gugur Vietjet Mulai Rp0

18 September 2024
Menkomdigi Tegaskan Pentingnya Media Arus Utama dalam Edukasi Publik

Menkomdigi Tegaskan Pentingnya Media Arus Utama dalam Edukasi Publik

25 February 2026
Sang Kapten Hebat: Pemimpin Lapangan Putu Panji di Timnas U-17

Pelatih Timnas U-17 Ungkap Kehebatan Putu Panji sebagai Kapten

25 August 2024
Kemkomdigi Ajak Kerja Sama Lintas Sektor untuk Kedaulatan Digital

Kemkomdigi Ajak Kerja Sama Lintas Sektor untuk Kedaulatan Digital

28 April 2026
Staf Ahli Menteri LH Bidang Sumber Daya Pangan, SDA, Energi, dan Mutu Lingkungan, Laksmi Widyajayanti, dalam Media Briefing Climate Change Conference (COP30/CMP20/CMA7 UNFCCC): Dari Indonesia untuk Dunia Solusi Global dan Aksi Nyata Indonesia di COP30, di Hotel Intercontinental Jakarta Selatan, pada Rabu (29/10/2025). (Foto: Amiri Yandi/KPM Kemkomdigi)

Indonesia Tampilkan Pasar Karbon Berintegritas di COP30 Brasil, Perkuat Diplomasi Iklim Global

30 October 2025
Penggerebekan Narkoba di Tanah Abang oleh Polres Metro Jakarta Pusat

Penggerebekan Narkoba di Tanah Abang oleh Polres Metro Jakarta Pusat

27 April 2026
BPS Batang Gelar Pelatihan untuk Calon Petugas Sensus Ekonomi 2026

BPS Batang Gelar Pelatihan untuk Calon Petugas Sensus Ekonomi 2026

10 June 2026

Artikel Terbaru

Cuaca Besok Minggu 12 Juli 2026 Ini Kondisi Cuaca di Kota Besar Indonesia Menurut BMKG

Cuaca Besok Minggu 12 Juli 2026: BMKG Prediksi Hujan di 5 Wilayah, Cek Daftar Kota Terdampak

11 July 2026
Prakiraan BMKG Cuaca Besok Jakarta, Bandung, Bekasi, Jogja, hingga Surabaya, Cek Sebelum Beraktivitas

Cuaca Besok Jakarta, Bandung, Bekasi, Jogja, dan Surabaya, Begini Prakiraan BMKG Minggu 12 Juli 2026

11 July 2026
Jadwal dan Prediksi Norwegia vs Inggris Laga Ketat Menanti di Perempat Final

Prediksi Norwegia vs Inggris: Kunci Taktik Three Lions Meredam Erling Haaland

11 July 2026
Prediksi Norwegia vs Inggris Bisakah Harry Kane Menghentikan Laju Erling Haaland

Prediksi Norwegia vs Inggris: Jadwal, Rekor Pertemuan, dan Fakta Duel Haaland-Kane

11 July 2026
Diplomasi Chip: Strategi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Diplomasi Chip: Strategi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

11 July 2026
Penguatan Data Desa Kunci Sukses Satu Data Indonesia

Penguatan Data Desa Kunci Sukses Satu Data Indonesia

11 July 2026
Spanyol Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia

Spanyol Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia

11 July 2026

Popular Story

Daftar Penerima Bantuan Langsung Tunai Juli 2026 Ramai Dicari, Warga Diminta Cek Sumber Resmi
Ekonomi

Bantuan Langsung Tunai Juli 2026: BLT Daerah Mulai Cair, Jadwal BLT Kesra Belum Resmi

by Hendrawan
8 July 2026
0

Bantuan langsung tunai Juli 2026 kembali disorot. BLT daerah dan BLT Dana...

Read moreDetails

Piodalan di Senduro: Momentum Spiritual dan Ekonomi bagi Warga

DPMPTSP Balangan Survei Lokasi untuk Pengembangan Wisata Tebing Tinggi

Cuaca Besok Jakarta, Bandung, Bekasi, Jogja, dan Surabaya, Begini Prakiraan BMKG Minggu 12 Juli 2026

Gorontalo Half Marathon 2026 Angkat Budaya Lokal dengan Motif Karawo

Cuaca Besok di Kota-Kota Besar: Jakarta, Bandung, Yogyakarta hingga Surabaya Berawan, Medan Berpotensi Hujan

Cuaca Besok Siang di Jakarta, Bandung, dan Semarang: Cerah Berawan atau Hujan?

Jadwal Brasil vs Norwegia Malam Ini, Live di Stadion New York-New Jersey

Babinsa Pragaan Mulai Pengukuran Jembatan untuk Percepatan Infrastruktur Desa

Pemkab Katingan Dorong Legalitas Pertambangan Rakyat untuk Kepastian Hukum

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.