Headline.co.id, Gorontalo ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Peringatan ini dikeluarkan menyusul tingginya intensitas hujan lebat yang melanda sebagian besar wilayah Gorontalo dalam beberapa hari terakhir, yang berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan seperti bantaran sungai dan perbukitan untuk segera melakukan evakuasi mandiri jika debit air mulai meningkat. “Warga juga diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca secara berkala,” ujar Rusli di Kota Gorontalo, Selasa (19/5/2026).
Selain kesiapsiagaan evakuasi, Rusli menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan saluran air dan drainase tetap berfungsi optimal dalam mengurangi risiko genangan di kawasan permukiman.
Berdasarkan data prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Provinsi Gorontalo diproyeksikan masih akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Menanggapi kondisi tersebut, BPBD juga memberikan peringatan khusus kepada para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua, agar lebih berhati-hati terhadap permukaan jalan yang licin dan segera mencari tempat berteduh yang aman apabila cuaca memburuk.
Sebagai langkah konkret, BPBD Provinsi Gorontalo terus melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik rawan serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem. (mcgorontaloprov/ppid)





















