Headline.co.id, Nganjuk ~ Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan untuk meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Konfirmasi kehadiran Presiden disampaikan oleh Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, kepada wartawan pada Jumat (15/5/2026). “Sudah, sudah confirm Presiden Prabowo hadir meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah,” ujar Andi Gani.
Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB, dan acara peresmian akan dimulai pukul 09.00 WIB. Dalam acara tersebut, hanya akan ada dua sambutan utama, yaitu dari Andi Gani dan Presiden Prabowo. Setelah memberikan sambutan, Presiden akan melakukan prosesi peresmian dengan menekan tombol simbolis sebagai tanda dibukanya Museum dan Rumah Singgah Marsinah. “Setelah tekan tombol, saya akan ajak beliau langsung meninjau museum,” kata Andi Gani.
Museum ini dibangun untuk mengenang perjalanan hidup dan perjuangan Marsinah sebagai simbol perjuangan buruh di Indonesia, mulai dari masa kecil hingga akhir hayatnya. Di bagian belakang museum, terdapat rumah singgah yang disediakan bagi para peziarah dari luar daerah. “Ada rumah singgah di belakang yang kami siapkan untuk para peziarah yang tidak mendapat penginapan dan ini gratis. Maksimal hanya satu malam,” ujarnya.
Museum akan dibuka untuk umum tujuh hari setelah peresmian, dengan jam operasional dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pengelolaan museum akan berada di bawah Yayasan KSPSI yang saat ini tengah menyiapkan struktur kepengurusan resmi. Diperkirakan sekitar 7.000 buruh dari berbagai wilayah di Jawa Timur akan hadir dalam acara peresmian ini, termasuk dari Surabaya, Mojokerto, Jombang, dan Nganjuk. Selain itu, sejumlah tokoh buruh internasional juga dijadwalkan hadir, termasuk Sekretaris Jenderal ITUC-Asia Pacific, Shoya Yoshida.
Andi Gani menilai peresmian museum oleh Presiden merupakan momen penting dalam sejarah perjuangan buruh nasional. Menurutnya, kehadiran Presiden di Nganjuk menunjukkan penghormatan negara terhadap perjuangan Marsinah yang telah dianugerahi gelar pahlawan nasional. “Tentu kita harus bersyukur, simbol sejarah perjuangan buruh, Ibu Marsinah, mendapatkan gelar terhormat pahlawan nasional,” tuturnya.
Selain peresmian museum, Andi Gani berencana mengajak Presiden Prabowo untuk berziarah ke makam Marsinah yang terletak tidak jauh dari lokasi museum. Ia juga berharap Presiden dapat melihat langsung produk UMKM binaan aktivis buruh yang telah menembus pasar ekspor. “Saya rencananya akan mengajak beliau ziarah ke makam Ibu Marsinah dan melihat UMKM binaan aktivis buruh yang produknya sudah diekspor ke beberapa negara,” katanya.




















