Headline.co.id, Bantul ~ Kepolisian mulai mengungkap identitas kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog wilayah Pajangan, Bantul. Berdasarkan hasil pendalaman dan koordinasi antara Unit Reskrim Polsek Pajangan dengan RS Bhayangkara Polda DIY, kerangka tersebut diduga kuat merupakan seorang pria bernama Sumadi, warga Dusun Tegaldowo, Grujugan, Bantul, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa proses wawancara terhadap keluarga pelapor dilakukan pada Kamis sekitar pukul 11.00 WIB di Dusun Tegaldowo Dukuh Grujugan RT 02, Bantul. Dari hasil pemeriksaan, keluarga mengenali sejumlah ciri yang identik dengan jenazah yang ditemukan di Sungai Bedog, termasuk pakaian yang masih melekat pada kerangka.
“Bahwa keluarga yang merasa kehilangan menunjukkan bukti celana dalam yang dipakai mayat tersebut adalah benar merupakan celana dalam milik keluarganya yang hilang tersebut,” ujar Iptu Rita Hidayanto kepada headline.co.id.
Dari keterangan keluarga, pria yang diduga menjadi korban tersebut diketahui bernama Sumadi, lahir di Kulon Progo pada 16 Maret 1972. Korban berjenis kelamin laki-laki, beragama Islam, dan bekerja sebagai buruh harian lepas. Ia tercatat berdomisili di Dusun Tegaldowo Dukuh Grujugan RT 02, Bantul, Bantul, Bantul.
Selain kecocokan pakaian, polisi juga menemukan kesamaan ciri fisik lain yang memperkuat dugaan identitas korban. Keluarga menjelaskan bahwa Sumadi memiliki gigi palsu pada bagian depan atas sebelah kanan.
“Kemudian gigi depan atas kanan merupakan gigi palsu,” jelas Rita.
Temuan tersebut kemudian dicocokkan dengan hasil pemeriksaan bersama RS Bhayangkara Polda DIY. Dari koordinasi itu, ditemukan adanya kesamaan ciri pada bagian gigi korban dengan data yang disampaikan keluarga.
“Ada kesamaan ciri gigi depan bagian atas sebelah kanan,” ungkap Rita.
Tidak hanya itu, pihak keluarga juga menyebut Sumadi memiliki riwayat gangguan mental dan selama ini menjalani kontrol pengobatan di RS Panembahan Senopati Bantul.
“Bahwa keluarga yang hilang tersebut dalam masa kontrol dan obat dari RS Panembahan Senopati. Bahwa jenazah tersebut mempunyai riwayat gangguan mental,” katanya.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara dan kecocokan sejumlah ciri, jenazah akhirnya dapat diserahkan kepada pihak keluarga. Proses pengambilan jenazah dilakukan di RS Bhayangkara Polda DIYogyakarta.
“Bahwa jenazah kemudian dapat diambil oleh keluarga di RS Bhayangkara Polda D.I. Yogyakarta,” tutup Rita.
Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan kerangka manusia dengan sebagian pakaian masih melekat di aliran Sungai Bedog, wilayah Pajangan, Bantul. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait kronologi pasti sebelum korban ditemukan meninggal dunia.






















