Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Pemerintah Pusat Diharapkan Atasi Ketimpangan Fiskal Daerah

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
5 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
394 30
A A
0
Pemerintah Pusat Diharapkan Atasi Ketimpangan Fiskal Daerah
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan keterbatasan fiskal akibat kebijakan pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD). Dalam konteks otonomi daerah, situasi ini memaksa pemerintah daerah untuk berinovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor-sektor baru yang potensial. Namun, banyak daerah yang tidak memiliki potensi PAD yang besar, terutama di tengah pelemahan nilai tukar rupiah, efisiensi anggaran, dan dampak ekonomi dari perubahan geopolitik global.

Dr. Abdul Gaffar Karim, S.IP., M.A., dosen Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, menilai bahwa desain kewenangan dan fiskal di era otonomi daerah harus dievaluasi berdasarkan tingkat kesejahteraan rakyat dan kualitas pelayanan publik. Selain itu, penting untuk menilai seberapa kuat demokrasi, terutama terkait akuntabilitas, partisipasi, dan responsivitas pemerintah. “Jika dua itu membaik berarti desainnya benar, terlepas dari apapun bentuk pembagian kewenangannya,” ujarnya pada Rabu (13/5).

You might also like

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

16 September 2026
TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

16 September 2026

Menurut Gaffar, otonomi daerah adalah instrumen, bukan tujuan akhir. Tujuannya adalah menghadirkan negara yang lebih dekat dengan warga melalui pelayanan publik yang andal, kebijakan yang responsif, dan demokrasi lokal yang hidup. Upaya resentralisasi dapat dilakukan sebagai koreksi terhadap standardisasi, pencegahan penyimpangan, atau pelaksanaan program lintas wilayah. “Saya kira ini upaya (resentralisasi) ini harus dibatasi agar tidak mematikan inovasi dan akuntabilitas lokal,” tambahnya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Gaffar menekankan bahwa hubungan pusat dan daerah harus bersifat kemitraan, bukan komando sepihak. Program nasional di daerah sebaiknya dibangun melalui co-design, di mana pusat menetapkan standar dan pembiayaan, sementara daerah melakukan adaptasi dan evaluasi dilakukan bersama. Ketimpangan kapasitas fiskal antardaerah perlu diatasi dengan kebijakan transfer yang lebih adil dan memberikan insentif kinerja. “Jadi bukan sekadar pemotongan. Terlebih jika transfer dipangkas, harus ada skema transisi yang menjaga pelayanan dasar tidak kolaps,” jelasnya.

Fenomena resentralisasi perlu dibaca dengan hati-hati, menurut Gaffar. Ada bagian yang terkait dengan koreksi atas persoalan tata kelola, tetapi ada juga yang berpotensi menjadi kemunduran jika dilakukan berlebihan. Tidak semua penguatan pusat itu buruk, terutama untuk urusan yang berdampak lintas-daerah, memerlukan standardisasi nasional, atau menyangkut kepentingan strategis. Namun, jika penarikan kewenangan dan pemangkasan transfer terjadi tanpa desain yang jelas, seperti tanpa skema kolaborasi dan indikator layanan, hal ini berisiko melemahkan kapasitas daerah, khususnya di bidang otonomi.

Gaffar menegaskan bahwa resentralisasi tidak selalu salah, tetapi bisa menjadi kemunduran jika mengurangi kemampuan daerah dalam menghadirkan layanan. Kunci persoalan ini ada di pembagian urusan yang jelas dengan pembiayaan adil. Keputusan pembagian urusan harus dilakukan berdasarkan prinsip mekanisme kolaborasi. “Urusan jelas, anggaran mengikuti kewenangan, dan program nasional dijalankan dengan co-governance. Pusat menetapkan standar dan target, lalu daerah melakukan penerapan, diikuti dengan evaluasi berbasis data kinerja layanan, bukan hanya kepatuhan administratif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gaffar menyebutkan perlunya penegakan prinsip subsidiaritas sehingga urusan publik bisa dikerjakan oleh level yang paling dekat dengan warga, dan pusat terlibat ketika ada ketidakmampuan daerah. Ia juga menekankan pentingnya penyelarasan kewenangan dengan anggaran, sehingga ketika pusat menambah program prioritas di daerah, harus ada skema pendanaan seperti dana khusus. “Transfer tidak sekadar membagi uang, tetapi menutup ketimpangan kapasitas fiskal antardaerah agar pelayanan minimum warga lebih setara,” ujarnya.

Gaffar menyoroti bahwa program nasional boleh menjadi alasan untuk memastikan standar nasional dan kualitas, tetapi bukan alasan untuk menarik kewenangan. Ia mencontohkan dalam program MBG, pusat bisa kuat terkait standar gizi, monitoring, tata kelola rantai pasok, tetapi harus melibatkan pemerintah daerah karena paling paham ekosistem lokal seperti data keluarga, rantai pasok pangan, kondisi sekolah, dan dinamika sosial setempat.

Menurut Gaffar, persoalan otonomi daerah saat ini bersifat multidimensional, mencakup urusan fiskal, regulasi, dan kualitas kepemimpinan yang harus berjalan selaras. Banyak daerah bergantung pada TKD sementara ruang untuk meningkatkan PAD terbatas. Akibatnya, inovasi sering terhambat karena ruang gerak anggaran yang sempit. “Kalau satu saja dibenahi, hasilnya tidak optimal sehingga pembenahan harus menyeluruh. Kadang kita mendengar kisah kepala daerah yang bersih dan inovatif. Apakah itu cukup untuk memajukan daerah? Ternyata tidak,” ungkapnya.

Di sisi lain, otonomi memang memberi diskresi tanpa integritas dan kapasitas manajerial sehingga bisa berubah menjadi mismanajemen. Kerumitan regulasi dan tumpang tindih kewenangan juga harus diminimalisir. Gaffar mengungkapkan bahwa ketika aturan pusat semakin detail dan sering berubah, daerah menjadi sangat administratif karena sibuk pada urusan prosedur daripada memperbaiki layanan. “Desain fiskal dan regulasi sebagai struktur dasar, tetapi kepemimpinan adalah faktor kunci yang membedakan daerah yang bisa bertahan dan yang tidak,” sebutnya.

Ia berharap bahwa perdebatan resentralisasi tidak berhenti pada isu pusat dan daerah. Yang lebih penting adalah desain kewenangan dan fiskal yang menghasilkan kesejahteraan, sebagaimana layanan publik membaik, ekonomi lokal bergerak, dan ketimpangan berkurang. Ia berharap demokrasi dalam pemerintah lebih akuntabel, warga lebih terlibat, kebijakan lebih responsif. “Saya harap evaluasi otonomi daerah dilakukan dengan indikator layanan seperti pendidikan, kesehatan, kemiskinan, kualitas infrastruktur dasar, kepuasan publik. Serta indikator demokrasi lokal seperti akuntabilitas, partisipasi, transparansi. Bukan hanya penilaian administratif,” tutupnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita JogjaHeadlineJogjaPemerintahPendapatan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan...

Pecahkan Rekor MURI, Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

by Dani
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kejuaraan Nasional Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2026 dibuka di GOR Lembah UGM, Selasa (15/9). Kejuaraan...

Mahasiswa UGM Bikin Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Glucowrap, Sandal Pintar UGM untuk Pantau Risiko Kaki Diabetes

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Glucowrap, sandal pintar untuk membantu mendeteksi lebih awal perubahan kondisi kaki...

Bantu UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UGM Ciptakan Intoco untuk Tempering Cokelat

Intoco, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Efisiensi Tempering Cokelat UMKM

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Intoco (Integrated Tempering Operation...

Kemenyan Masih Diekspor Mentah, Dosen UGM Desak Pemerintah Lakukan Hilirisasi

Hilirisasi Kemenyan Dinilai Penting untuk Naikkan Nilai Ekonomi

by Dwina
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kemenyan Indonesia masih banyak dijual dalam bentuk getah mentah dan diekspor untuk diolah di luar negeri. Guru...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

: Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) membangun dan meresmikan empat sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang, Jumat (21/8/2026).- Foto: Mc.Demak

Empat Sumur Bor Dibangun untuk Atasi Kekeringan di Demak

28 September 2026
Indonesia Hajar Bangladesh 9-2 secara Dramatis, Garuda Salip Malaysia dan Rebut Puncak Grup A

Dramatis di Menit Akhir! Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Salip Malaysia dan Rebut Puncak Grup A

1 October 2026
Suasana penutupan Festival UMKM Sembada di Jogja City Mall pada Minggu

Tembus Rp325 Juta, Festival UMKM Sembada Diharapkan Bisa memantik Potensi Lokal

28 August 2023
Juri Vonis Bersalah Jason Eaton atas Penembakan Tiga Mahasiswa Palestina di Vermont

Juri Vonis Bersalah Jason Eaton atas Penembakan Tiga Mahasiswa Palestina di Vermont

22 September 2026
Petugas dan tenaga medis menangani pengendara Honda Vario yang terluka setelah terlibat kecelakaan dengan ambulans pembawa jenazah di Simpang Karangnongko, Wates, Kulon Progo, Sabtu (30/5/2026). Korban mengalami patah jari kelingking tangan kanan serta lecet pada tangan dan kaki. (Foto: Istimewa)

Ambulans Pembawa Jenazah Tabrakan dengan Honda Vario di Kulon Progo, Pemotor Alami Patah Jari

30 May 2026
Komjen Pol. Dedi Prasetyo Terima Penghargaan dari FH Unbraw

Komjen Pol. Dedi Prasetyo Terima Penghargaan dari FH Unbraw

13 September 2026
Bhayangkari Kalteng Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Bhayangkari Kalteng Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

6 December 2025

Artikel Terbaru

: Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana di Kampus Universitas Andalas, Padang, Sumbar, mengatakan Pemerintah tidak hanya memastikan pelaku usaha dapat kembali menjalankan aktivitas ekonominya, tetapi juga mendorong agar usaha tersebut berkembang dan naik kelas. Foto: Kementerian UMKM

UMKM Terdampak Bencana di Sumbar Didorong Pulih dan Naik Kelas

5 October 2026
Tekan Balap Liar, Satlantas Polresta Palangka Raya Rangkul Komunitas Bengkel

Tekan Balap Liar, Polisi Rangkul Bengkel di Palangka Raya

5 October 2026
HUT TNI Ke-81, Kapolri Sayudi Tegaskan Sinergi kuat TNI-Polri untuk Indonesia

HUT TNI Ke-81, Suyudi Tegaskan Sinergi TNI-Polri

5 October 2026
: Istimewa

Operasi Pasar Murah Pekanbaru Digelar 5-9 Oktober, Ini Jadwalnya

5 October 2026
: Petugas menyalurkan 12.000 liter air untuk mendukung pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate. (Foto: Humas Kemen PU)

Kebakaran TPA Ternate, Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air

5 October 2026
: Menjelang perhelatan Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42, Syarikat Islam bersama Kementerian Koperasi memantapkan komitmen untuk memperkuat fondasi ekonomi syariah dan kemandirian umat yang inklusif hingga ke tingkat desa. FOTO dok. Humas Kemenkop

Menkop Ferry Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Syariah

5 October 2026
Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN CUP 2026 Malam Ini di GBK, Polda Metro Imbau Warga Antisipasi Kepadatan

Final Indonesia vs Thailand di GBK, Polda Metro Imbau Warga

5 October 2026

Popular Story

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu
Nasional

Operasi Antik Krakatau 2026: Polda Lampung Sita 85,9 Kg Sabu

by Dwina
29 September 2026
0

Headline.co.id ~ Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung bersama jajaran Polres mengungkap 379...

Read moreDetails

Samsat Keliling Jadetabek Hadir di 14 Titik pada 5 Agustus 2026

Ai Ogura Temui Japan Sports Agency Jelang MotoGP Jepang

Korlantas Polri Perluas Layanan ETLE di Samsat

Gotong Royong TNI-Polri Bangun 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air

Pemkab Sergai dan Polres Perkuat Pembinaan Karakter Pelajar

Komisi III DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Jembatan Leuwi Kukuk Dibangun Swadaya, Akses Warga Lebak Diperkuat

Amsakar Tegaskan Pancasila Perekat Kebinekaan Batam

PGE Manfaatkan Panas Bumi Kamojang untuk Inovasi Pupuk

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.