Headline.co.id, Banyuwangi ~ Hingga awal Mei 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi memastikan belum ada laporan kasus positif hantavirus di wilayah tersebut. Meskipun demikian, langkah pencegahan tetap diperkuat untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui tikus. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap hantavirus karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius.
Amir menjelaskan bahwa hantavirus dapat menular melalui kotoran, urine, dan gigitan tikus yang terinfeksi. Penularan paling umum terjadi ketika kotoran dan urine tikus yang mengering bercampur dengan debu dan terhirup oleh manusia. “Hantavirus ini bisa menimbulkan gejala seperti demam tinggi, ruam pada tubuh, bahkan gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak. Penularannya bisa dari debu yang terkontaminasi kencing tikus, gigitan tikus, hingga makanan yang sudah terkena virus dari tikus,” ujar Amir di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (10/5/2026).
Amir menambahkan bahwa penyakit akibat hantavirus dapat berkembang secara bertahap. Pada fase awal, penderita biasanya mengalami demam, nyeri tubuh, dan gejala umum seperti infeksi virus. “Kalau sudah muncul demam tinggi dan gejala mengarah ke infeksi hantavirus, sebaiknya segera dirawat supaya penanganannya lebih cepat dan tidak berkembang menjadi lebih berat,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, Amir mendorong masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan guna mengurangi risiko tikus berkembang biak di sekitar permukiman. Warga diminta menjaga kebersihan tempat tinggal, menutup tempat penyimpanan makanan agar tidak terkontaminasi, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala mencurigakan setelah beraktivitas di lingkungan yang berpotensi menjadi habitat tikus.
“Yang paling penting jangan sampai tikus masuk ke rumah. Lingkungan harus dijaga tetap bersih, terutama daerah yang dekat kebun atau sarang tikus. Kalau mau membersihkan kotoran tikus, pakai masker dan siram dengan disinfektan lalu bersihkan,” ucapnya. Amir juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat cukup. Menurutnya, sistem imun yang baik dapat membantu tubuh melawan infeksi virus. (*)























