Headline.co.id, Banda Aceh ~ PT Bank Aceh Syariah memberikan bantuan berupa satu unit buggy car untuk mendukung operasional di Asrama Haji Embarkasi Aceh pada Rabu (6/5/2026). Bantuan ini bertujuan untuk memfasilitasi mobilisasi jemaah, terutama mereka yang lanjut usia (lansia) dan jemaah dengan kondisi kesehatan yang terbatas.
Penggunaan buggy car ini telah dimulai sejak keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Aceh tahun 2026. Kehadiran kendaraan ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah pergerakan jemaah dari satu titik ke titik lainnya di area asrama haji yang luas dan memiliki aktivitas tinggi selama masa pemberangkatan.
Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, menyatakan bahwa penyediaan buggy car ini merupakan bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan ibadah haji yang lebih ramah, inklusif, dan nyaman bagi jemaah. “Kemarin sore kami telah memenuhi harapan dari Dirjen Kementerian Agama Pusat dengan menyediakan satu unit buggy car untuk membantu mobilisasi jemaah lansia dan berkebutuhan khusus. Alhamdulillah, sudah dapat digunakan sejak kloter pertama,” ujar Fadhil.
Fadhil menambahkan bahwa Bank Aceh akan terus meningkatkan layanan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui produk dan layanan perbankan, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Kami dari Bank Aceh terus berkomitmen memperbaiki layanan. Kami juga mengharapkan kepada para nasabah dan keluarga besar yang hadir untuk mengajak saudara, kerabat, dan keluarga lainnya agar ke depannya dapat menggunakan dan memanfaatkan tabungan haji Bank Aceh,” katanya.
Menurut Fadhil, dukungan terhadap penyelenggaraan ibadah haji merupakan bagian dari peran Bank Aceh sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam melayani masyarakat. Dengan adanya bantuan tersebut, proses pelayanan dan mobilisasi jemaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan kenyamanan tambahan bagi jemaah, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian khusus selama menjalankan rangkaian ibadah haji 2026.



















