Headline.co.id, Batu ~ Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) telah membuka kembali akses lalu lintas di Jalan Nasional Pameu, Kabupaten Aceh Tengah menuju Geumpang, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Jalan ini sempat terputus akibat longsor yang terjadi pada 22 April 2026. Pembukaan akses dilakukan secara terbatas untuk kendaraan roda dua dan roda empat sejak 28 April 2026.
Longsor terjadi di titik STA 36+600 hingga STA 37+000 sepanjang sekitar 400 meter. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah, batu besar, dan vegetasi menutupi badan jalan, sehingga arus lalu lintas terhenti sementara. Sebagai langkah darurat, Kemen PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh segera memasang rambu peringatan dan mengerahkan tim untuk membersihkan material longsoran.
Proses penanganan melibatkan penggunaan alat berat, termasuk satu unit bulldozer, tiga unit excavator, satu unit breaker, dan tiga unit dump truck. Selain itu, penanganan ini juga melibatkan penyedia jasa, aparat keamanan, dan masyarakat setempat. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa pemerintah berupaya mengoptimalkan penanganan agar konektivitas antarwilayah segera pulih. “Penanganan dilakukan secara cepat dengan fokus pada evakuasi material, pengerahan alat berat, serta memastikan jalur transportasi utama dapat segera kembali berfungsi,” ujar Dody.
Selain penanganan darurat, Kemen PU juga menyiapkan langkah permanen untuk meningkatkan keamanan jalan tersebut. Pelaksana Tugas Kepala BPJN Aceh, Yusrizal Kurniawan, menyebutkan bahwa penanganan permanen akan dilakukan melalui paket pembangunan Jalan Geumpang–Pameu yang sedang berjalan. “BPJN Aceh akan segera membuat desain penanganan yang tepat dan komprehensif, sehingga jalan lintas tengah dapat seterusnya aman dilalui,” katanya.
Rencana penanganan permanen mencakup pembangunan proteksi lereng guna mencegah longsor susulan. Ruas Geumpang–Pameu memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah, distribusi logistik, dan akses pengangkutan hasil perkebunan masyarakat di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Tengah. Kemen PU juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas dan mengikuti arahan petugas karena potensi longsor susulan masih ada, terutama saat hujan deras.




















