Headline.co.id, Bantul ~ Seorang pria berinisial BA (38) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah kamar kos di wilayah Bekelan RT 08, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban pertama kali diketahui setelah warga mencium bau menyengat yang diduga berasal dari kamar korban. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada aparat setempat dan ditindaklanjuti oleh kepolisian bersama tim medis. Dugaan sementara, korban telah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto kepada headline.co.id. Korban diketahui bernama BA, laki-laki kelahiran Allagan Batumarta II, 16 November 1987, berstatus pelajar/mahasiswa, dengan alamat asal di Batumarta II, Lubukraja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Peristiwa ini bermula saat saksi RM Rudityo Wibowo (48), warga Patehan, Keraton, Yogyakarta, sekitar pukul 07.00 WIB sedang mengangkat jemuran dan bertemu dengan ibu mertuanya yang menanyakan adanya bau bangkai.
“Saksi kemudian menanyakan apakah ada aktivitas meracun tikus di sekitar lokasi, namun diketahui salah satu warga yang dicurigai telah pergi ke Wonosobo sejak 30 April 2026,” jelas Iptu Rita.
Kecurigaan semakin menguat ketika saksi kedua, Budi Winarni (35), warga Bekelan, Tirtonirmolo, Kasihan, mengaku tidak melihat aktivitas korban sejak Rabu (29/4/2026). Ia juga mencium bau tidak sedap yang diduga berasal dari kamar kos korban yang berdekatan dengan kamar mandi saksi pertama.
“Saksi merasa ada bau bangkai dan tidak ada aktivitas dari kamar korban selama beberapa hari terakhir,” ujar Iptu Rita menirukan keterangan saksi.
Menindaklanjuti hal tersebut, suami saksi kedua melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT setempat, Anwar Sadat. Laporan kemudian diteruskan ke Dukuh dan Bhabinkamtibmas Kalurahan Tirtonirmolo untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas dari Inafis Polres Bantul yang dipimpin Brigadir Marwanto bersama anggota, serta tim dari Polsek Kasihan yang dipimpin Aiptu Ari Dwi Purnomo langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim medis dari Puskesmas Kasihan 2 yang dipimpin oleh dr. Triatmi Dyah Wahyuni juga turut melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal dari dr. Triatmi Dyah Wahyuni, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Perkiraan waktu kematian korban lebih dari 48 jam sebelum ditemukan.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
Informasi diatas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.





















