Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Kuasa Hukum Taufik Sitepu Sebut Grondkaart Hanya Berlaku Zaman Belanda, Berikut Penjelasan Pakar Sejarah UI

Dwina by Dwina
7 years ago
in Berita, Hukum, Nasional, Pemerintah, Transportasi
Reading Time: 5 mins read
394 30
A A
0
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

HeadLine.co.id (Medan) – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) telah menyita sebuah lahan dengan luas sekitar 597 meter persegi yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 2 AA Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Timur, Sumatera Utara. Penyitaan aset tersebut dilakukan pada Senin 13 April 2020 lalu.

Lahan tersebut merupakan lahan milik PT KAI (Persero) yang selama puluhan tahun dikuasai oleh Taufik Sitepu. Mulanya, PT KAI melakukan perjanjian sewa-menyewa dengan M. Arifin Sitepu atas lahan tersebut pada September 1996 silam. Perjanjian tersebut terus diperbaharui hingga tahun 2001. Pada Desember 2001, M. Arifin Sitepu meninggal dunia dan perjanjian tersebut dilanjutkan oleh Taufik Sitepu selaku ahli waris.

You might also like

Kemenhub-Polri Perkuat Kolaborasi di Sektor Transportasi

Kemenhub-Polri Perkuat Sinergi Hadapi Nataru dan Lebaran

30 October 2026
21 Personel Polda Kalsel Terima Penghargaan di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98

21 Personel Polda Kalsel Terima Penghargaan Hari Sumpah Pemuda

30 October 2026

Baca juga: Kabar Kim Jong Un Meninggal Pasca Operasi, Tagar #KIMJONGUNDEAD Trending di Twitter

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Perjanjian sewa-menyewa dengan Taufik Sitepu terus berlanjut hingga tahun 2006. Setelah masa sewa berakhir di tahun 2006, Taufik Sitepu masih saja menguasai lahan tersebut. Bahkan ia membuat perkaplingan diatas lahan itu dan menyewakan kembali kepada warga dengan berbagai unit usaha diatasnya, salah satunya perbengkelan.

Selain itu, Taufik juga mengklaim sepihak bahwa lahan yang dikuasainya itu milik keluarganya atas nama Almarhum Muhammad Arifin Sitepu sesuai dengan SK Camat. Ia juga telah memasang sebuah plang di atas lahan itu seakan-akan Taufik Sitepu pemilik sah lahan tersebut. Hal itu diucapkan oleh Sumanggar Siagian selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Pen Kum).

Baca juga: 3 Peralatan Taktis Uji Sampel Covid-19 dari China Mulai di Distribusikan ke DKI Jakarta Hinga Jawa Timur

“Dari proses pemeriksaan yang kita lakukan, ternyata Taufik Sitepu hanya akal-akalan mengklaim lahan itu guna menguasainya dan memperoleh keuntungan atas sewa menyewa yang dilakukannya kepada pihak penyewa. Pasalnya, PT KAI telah membuktikan keabsahan surat atas kepemilikan lahan yang merupakan aset PT KAI itu,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, pihak kuasa hukum Taufik Sitepu merasa keberatan. Mereka menyebut pemberitaan dan pernyataan yang beredar membuat kliennya merasa terusik dan tidak nyaman. Rasa keberatan tersebut kemudian dituangkannya dalam surat bantahan yang dirilis oleh media online bratapos.com.

Baca juga: Menko Polhukam: Larangan Mudik Tidak Hanya Berlaku di Wilayah PSBB Saja, Tapi di Seluruh Indonesia

“Bahwa memang benar klien kami menguasai lahan tersebut sejak tahu 2006, akan tetapi sampai dengan saat ini pihak Penyidik Kejatisu terlalu dini mengatakan klien kami melakukan persewaan lahan milik PT. KAI dan menguasai tanpa sadar hukum yang sah,” ucapnya.

Pihak kuasa hukum Taufik Sitepu juga menyangkal lahan tersebut milik PT KAI, karena KAI tidak pernah bisa membuktikan dasar kepemilikan terhadap lahan tersebut.

Baca juga: RS Darurat Wisma Altet Rawat 824 Pasien Terdiri Positif, PDP dan ODP Covid-19

Ia mengatakan bahwa PT. KAI hanya berkutat dengan bukti kepemilikan Grondkart yang berlaku pada zaman Belanda, dan PT.KAI tidak memperhatikan UU Pokok Agraria No. 5 tahun 1960 pasal 4 jo Peraturan Pemerintah No. 38 tahun 1963 tentang Penunjukan Badan-badan Hukum yang dapat mempunyai Hak milik atas Tanah.

Grondkaart memang suatu bentuk penampang lahan berbahasa Belanda dan dicetak diatas lembaran cetak biru (blaudruk) dari zaman kolonial. Namun Grondkaart juga merupakan produk hukum yang menjadi bagian sistem hukum pada saat itu. Meskipun sistem hukumnya sudah berganti namun produk hukum tersebut tetap berlaku secara hukum. Hal itu diungkapkan oleh Prof. Djoko Marihandono, Ahli Sejarah dan Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Baca juga: Update Virus Corona di Indonesia Sabtu 25 April 2020: Pasien Sembuh Mencapai 1.042 Orang

Selain memuat bentuk gambar situasi, Grondkaart juga dilengkapi dengan berbagai keterangan resmi oleh lembaga pembuat dan para pejabat yang bersangkutan di era pembuatannya. Selain itu didalamnya juga tertera nama pemilik lahan yang memegang hak atas tanah yang digambarkannya.

Dalam Konferensi Meja Bundar, struktur hukum Hindia Belanda dilanjutkan oleh pemerintah RI dan grondkaart sebagai salah satu bukti produk hukum kolonial tetap digunakan untuk membuktikan kepemilikan tanah negara Indonesia, bukan tanah negara kerajaan Belanda atau menjadi tanah liar.

Baca juga: Update Virus Corona di Amerika Serikat: Ada 865.585 Kasus Positif dan Jumlah Kematian Mencapai 48.816 Jiwa

Prof. Djoko juga menyampaikan bahwa Grondkaart dapat menjadi alat bukti yang sah untuk menunjukan status hak dan kepemilikan atau penguasaan lahan secara hukum karena memiliki dua dasar, yakni dasar hukum administrasi dan dasar hukum material.

Dasar Hukum administrasi salah satunya adalah surat keputusan pemerintah (gouvernement besluit) tanggal 21 April 1890 nomor 3 disebutkan bahwa setidaknya ada lima pihak yang membentuk satu tim bagi pembuatan grondkaart. Tim yang terlibat dalam pembuatan grondkaart adalah kepala daerah tempat tanah yang dibuat grondkaart berada, petugas kadaster (BPN era kolonial) yang bertanggungjawab mengukur dan membuat surat ukur tanahnya, dua orang pejabat pemerintah yang terkait dengan proyek yang akan dibangun (bisa dari PU, BUMN, Perhubungan), dan pemegang hak kuasa atas tanahnya (dalam bentuk HGB, hak pakai, hak konsesi, hak petik, hak tanam).

Baca juga: Polisi Jamin Kelancaran dan Keamanan Distribusi Sembako di Wilayah Trenggalek

Selain itu, pemerintah telah menerbitkan surat keputusan baru tanggal 14 Oktober 1895 nomor 7 yang mana dalam surat tersebut dalam pasal 3 dan 4 menyatakan dengan tegas bahwa grondkaart adalah bukti letak tanah pemerintah lengkap dengan batas-batasnya yang disusun oleh lima pejabat terkait di atas dan disahkan sebagai alas hak, sekaligus juga menunjuk pemegang hak tersebut yang dipercaya oleh pemerintah bertanggungjawab untuk digunakan selama kepentingan mereka masih berlangsung. Oleh karenanya, terhitung sejak tanggal itu, grondkaart dianggap sebagai pengganti resmi alas hak bukti kepemilikan atas tanah pemerintah yang dikuasai oleh pemegangnya.

Selain hukum administrasi juga terdapat hukum material, di sini menyampaikan bahwa di setiap grondkaart juga tercantum kata-kata “grondkaart ini dibuat dan disetujui dengan surat keputusan/ketetapan Gubernur Jenderal atau Direktur….” (gemaakt of goedgekeurd door het besluit of beschikking van den Gouverneur Generaal/Directeur van…).

Baca juga: Update Perkembangan Kasus Corona di Jateng, 70 Pasien Dinyatakan Sembuh

Untuk memantapkan status legalitas, Grondkaart memiliki pasangan berupa surat keputusan/ketetapan pejabat negara yang mendasari penertiban dan membuat penjelasan tentang riwayat perolehan tanah (pembebasan tanah). Semua peraturan berupa surat keputusan tersebut tersimpan dalam bentuk arsip asli di ANRI.

Grondkaart juga diperkuat dengan adanya surat Menteri Keuangan yang ditujukan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) No S-11/MK.16/1994. Inti surat tersebut menyatakan bahwa Grondkaart merupakan alas hak yang sah bagi kepemilikan tanah oleh Perumka, mengingat menteri keuangan merupakan penanggung jawab kekayaan negara sekaligus pembayar utama ganti rugi nasionalisasi.

Baca juga: Aneka Resep dan Cara Membuat Bakwan Renyah dan Tahan Lama

Selain itu ada juga surat dari Menteri Perhubungan kepada Menteri Keuangan No. RH.48/KA.101/MPHB tanggal 28 Februari 1994. Dalam surat itu dijelaskan bahwa sebagian aktiva tetap aset Perumka berupa tanah belum seluruhnya didukung dengan tanda bukti kepemilikan sertipikat, tetapi baru berupa tanda bukti yang diuraikan dalam Grondkaart. Poin selanjutnya dalam surat tersebut adalah menegaskan agar tanah-tanah Perumka yang diuraikan dalam Grondkaart yang merupakan kekayaan negara supaya diamankan dan di administrasikan dalam pera pendaftaran tanah pada kantor pertanahan.

Dari penjabaran tersebut, dapat disimpulkan bahwa Grondkaart memiliki kekuatan hukum sebagai bukti kepemilikan yang sah.

Selain itu, Grondkaart juga sering digunakan sebagai alat bukti di pengadilan dan para hakim pun setuju bahwa Grondkaart merupakan suatu alas hak yang sah dan memiliki kekuatan hukum.

Baca juga: Tempat Tidur Seharga 6,2 M Ditawarkan Perusahaan Asal Swedia, Crazyrich ‘Auto’ Beli

Terlepas dari pemahaman terkait keabsahan Grondkaart, kasus Taufik Sitepu dapat dikatakan sebagai kasus penyerobotan aset negara. Sebelumnya ia melakukan perjanjian sewa, namun seiring dengan berjalannya waktu Taufik mangkir dari kewajibannya. Dari sini sudah dapat diketahui bahwa tindakan Taufik berlawanan dengan hukum.

Dalam melakukan penyitaan pun pihak Kejatisu berbekal izin sita dari PN Medan dengan Nomor 13/SIT/Pidsus-Tpk/2020 tanggal 30 Maret 2020 dan surat perintah penyitaan Kajati Sumut Nomor 689/L.2/Fd.1/04/2020 tanggal 6 April 2020. Hal ini menunjukkan bahwa tindakan tersebut memiliki dasar hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Aset NegaraGrondkaartKejati Sumatera UtaraKesawan MedanMedanPenyerobot Aset NegaraPT KAITaufik SitepuUniversitas Indonesia

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Dwina

Dwina

Related Stories

Kemenhub-Polri Perkuat Kolaborasi di Sektor Transportasi

Kemenhub-Polri Perkuat Sinergi Hadapi Nataru dan Lebaran

by Fajar Ari Wibowo
30 October 2026
0

Headline.co.id ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Polri memperkuat kolaborasi di sektor transportasi melalui pertemuan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dengan Kapolri...

21 Personel Polda Kalsel Terima Penghargaan di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98

21 Personel Polda Kalsel Terima Penghargaan Hari Sumpah Pemuda

by Dwina
30 October 2026
0

Headline.co.id ~ Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan penghargaan kepada 21 personel berprestasi dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026....

Bappeda Gorontalo: Pengelolaan Sampah Tanggung Jawab Bersama

Pengelolaan Sampah Gorontalo Perlu Tanggung Jawab Bersama

by Dani
30 October 2026
0

Headline.co.id, Gorontalo ~ Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Gorontalo menyatakan pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Hal itu disampaikan Sekretaris...

KPK Jajaki Kerja Sama Antikorupsi dengan Rusia, Bahas Penelusuran dan Pemulihan Aset

KPK-Rusia Bahas MoU Antikorupsi hingga Pemulihan Aset

by Eko
30 October 2026
0

Headline.co.id ~ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjajaki kerja sama bilateral dengan Federasi Rusia untuk memperkuat pemberantasan korupsi, termasuk penelusuran dan...

Hotspot Karhutla Turun Menjadi 79 Titik, Enam Provinsi Prioritas Nihil

Hotspot Karhutla Nihil di Enam Provinsi, Patroli Berlanjut

by Aditya
30 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Jumlah hotspot karhutla dengan tingkat kepercayaan tinggi turun menjadi 79 titik secara nasional berdasarkan pemantauan Sistem Pemantauan...

Menhub Dudy Apresiasi Seluruh Pihak yang Telah Membantu Proses Evakuasi Penumpang KMP Batumandi

Kebakaran KMP Batumandi, KNKT Investigasi Penyebabnya

by Fajar Ari Wibowo
30 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Headline.co.id, Jakarta - Kebakaran KMP Batumandi di alur masuk Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa (20/10), mendapat perhatian...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Bupati Balangan Dorong Partisipasi Pelaku Usaha dalam Sensus Ekonomi 2026

Bupati Balangan Dorong Partisipasi Pelaku Usaha dalam Sensus Ekonomi 2026

25 June 2026
Berita Terkini

Bali Tech Week 2026 Dorong Kolaborasi Digital hingga Daerah

19 October 2026
Inovasi Kuliner: Minuman Edamame, Kesegaran Sehat dari Hotto

Minuman Sehat Berbasis Edamame: Inovasi Kuliner dari Hotto

20 September 2024
Kapolres Metro Bekasi Kota Turun Langsung dalam Upaya Normalisasi Kali Baru, Perkuat Gerakan Green Policing

Normalisasi Kali Baru, Kapolres Metro Bekasi Pimpin Aksi Green Policing

24 October 2026
BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Akibat El Nino pada Agustus

BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Akibat El Nino pada Agustus

2 July 2026
Sistem Navigasi Penerbangan Nasional Akan Dimodernisasi dan Siap Beroperasi Penuh Juni 2026

Sistem Navigasi Penerbangan Nasional Akan Dimodernisasi dan Siap Beroperasi Penuh Juni 2026

23 May 2026
Gubernur Kalbar Ajak Jamaah Masjid Al-Amin Sintang Tingkatkan Amal di Bulan Ramadan

Gubernur Kalbar Ajak Jamaah Masjid Al-Amin Sintang Tingkatkan Amal di Bulan Ramadan

23 February 2026

Artikel Terbaru

Kemenhub-Polri Perkuat Kolaborasi di Sektor Transportasi

Kemenhub-Polri Perkuat Sinergi Hadapi Nataru dan Lebaran

30 October 2026
21 Personel Polda Kalsel Terima Penghargaan di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98

21 Personel Polda Kalsel Terima Penghargaan Hari Sumpah Pemuda

30 October 2026
Bappeda Gorontalo: Pengelolaan Sampah Tanggung Jawab Bersama

Pengelolaan Sampah Gorontalo Perlu Tanggung Jawab Bersama

30 October 2026
Kemenhub Catat 158.508 Kecelakaan Lalu Lintas pada 2025, Pelajar Jadi Perhatian

Kecelakaan Lalu Lintas 2025 Capai 158.508, Pelajar Jadi Sorotan

30 October 2026
KPK Jajaki Kerja Sama Antikorupsi dengan Rusia, Bahas Penelusuran dan Pemulihan Aset

KPK-Rusia Bahas MoU Antikorupsi hingga Pemulihan Aset

30 October 2026
Hotspot Karhutla Turun Menjadi 79 Titik, Enam Provinsi Prioritas Nihil

Hotspot Karhutla Nihil di Enam Provinsi, Patroli Berlanjut

30 October 2026
Menhub Dudy Apresiasi Seluruh Pihak yang Telah Membantu Proses Evakuasi Penumpang KMP Batumandi

Kebakaran KMP Batumandi, KNKT Investigasi Penyebabnya

30 October 2026

Popular Story

Polwan dan Bhayangkari Kaltim Gelar Baksos Berbagi Beras di Balikpapan
Pemerintah

Polwan dan Bhayangkari Kaltim Bagikan 110 Karung Beras di Balikpapan

by Red07
26 October 2026
0

Headline.co.id, Balikpapan ~ Polisi Wanita (Polwan) Direktorat Samapta Polda Kalimantan Timur bersama...

Read moreDetails

Operasi Modifikasi Cuaca Sumsel Diperpanjang hingga 5 November

Persib U20 Menang 4-1 atas Persijap, Raih 9 Poin di Grup B

Fitrah Maulana Kembali Kawal Gawang Persib Lawan Garudayaksa

Mau ke Stasiun Gambir Hari Ini? Waspadai Dampak Demo 28 Oktober 2026 di Jakarta

Kemendikdasmen Perkuat Empat Fondasi Pendidikan di Era Prabowo-Gibran

Transformasi SKCK Berbasis Risiko Didorong untuk Cegah Narkoba

Operasi Sarang Narkoba, Polda Riau Sita 101,05 Kg Narkotika

Pengelolaan BMN Kemenag Disorot, Satker Diminta Berkomitmen

Pengendara Motor Meninggal di Jalan Magelang Sleman, Saksi Sebut Korban Sempat Dua Kali Terjatuh

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.