Headline.co.id, Jogja ~ Kontingen UKM Karate Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih prestasi gemilang di ajang internasional dengan membawa pulang sembilan medali dari 15th Silent Knight International Open Karate Cup 2026. Kejuaraan karate terbuka ini berlangsung pada 17 hingga 19 April di Titiwangsa Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia, dan diikuti oleh 60 kontingen dari lima negara di Asia. Acara ini diselenggarakan oleh Persatuan Karate Hayashi-ha Kuala Lumpur bekerja sama dengan Persatuan Karate Malaysia (MAKAF).
Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, menyatakan bahwa kontingen Karate UGM berhasil mengumpulkan total sembilan medali yang terdiri dari tiga medali emas, empat medali perak, dan dua medali perunggu. Medali-medali tersebut diraih dari kategori kata (jurus) dan kumite (pertarungan), baik perorangan maupun beregu, serta mencakup kelas putra dan putri. “Capaian ini menempatkan UGM sebagai salah satu kontingen perguruan tinggi yang diperhitungkan dalam persaingan di tingkat internasional,” ujar Hempri pada Kamis (30/4).
Tiga medali emas UGM diperoleh dari nomor kata dan kumite perorangan. Alvito Abhista Pangestu dari Fakultas Peternakan meraih emas di kategori Male Senior Individual Kata. Annisa Nur Kholifah dari Sekolah Vokasi juga meraih emas di kategori Female Senior Individual Kata. Medali emas ketiga disumbangkan oleh Athifah Rahmadhani dari Fakultas Pertanian di kategori Female Senior Individual Kumite -55 Kg.
Empat medali perak diraih oleh Sarah Jasmine Kahiking dari Fakultas Ilmu Budaya di kategori Female Senior Individual Kumite -61 Kg, Fidelia Dwipuspita Purwacahya dari Sekolah Vokasi di kategori Female Senior Individual Kumite +68 Kg, dan Muhammad Sahal Rizky Zanuar dari Sekolah Vokasi di kategori Male Senior Individual Kumite -55 Kg. Tim putri juga menyumbang satu medali perak di kategori Female Senior Team Kumite.
Dua medali perunggu diraih oleh Francisco M. S. M. Satya dari Fakultas Kedokteran Hewan di kategori Male Senior Individual Kumite -60 Kg dan tim putra di kategori Male Senior Team Kumite. Tim putra terdiri dari Aufa Raja’ Sukmaaji, Bagas Pujangkoro, Francisco M. S. M. Satya, Muhammad Razaq, Muhammad Sahal Rizky Zanuar, Jundi Ahmad Avatar A M Kr Dole, dan Sulthan Nawwafsyarif Basuki.
Fidelia Dwipuspita Purwacahya menyatakan bahwa persiapan untuk kompetisi ini dilakukan selama tiga hingga empat bulan. “Jujur saya sangat senang, apalagi ini kemungkinan menjadi kejuaraan terakhir saya membawa nama UGM,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa dukungan antar atlet sangat kuat selama kompetisi.
Keberhasilan UKM Karate UGM ini merupakan hasil dari latihan disiplin dan pembinaan konsisten. Prestasi ini membuktikan bahwa UKM Karate UGM mampu menjadi wadah efektif bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga bela diri hingga tingkat internasional. “Harapannya, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota UKM Karate UGM untuk terus berprestasi,” tutup Hempri.




















