Headline.co.id, Jogja ~ Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Judo Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih prestasi gemilang dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Ju-Jitsu Daerah Istimewa Yogyakarta Open 2026. Kompetisi yang berlangsung pada 18 April di Dojo Judo PJSI DIY ini mempertandingkan dua kategori utama, yaitu Gi yang menggunakan kimono dan No-Gi yang tidak menggunakan seragam khusus. Ajang ini menjadi tolok ukur perkembangan Ju-Jitsu di DIY dan kesempatan bagi atlet untuk mengasah kemampuan dalam lingkungan kompetitif.
Dari lima anggota UKM Judo UGM yang berpartisipasi, tiga di antaranya berhasil meraih medali. Jibril Alifsin Jusril Raditya, mahasiswa Fakultas Filsafat, memenangkan medali perak di kategori Gi -69 kg dan No-Gi -69 kg. Marcellino Agustinando, mahasiswa Fakultas MIPA, meraih medali emas di kategori Gi -77 kg. Sementara itu, M. Akmal Tian Tsaubuan, mahasiswa Fakultas Geografi, memperoleh medali perak di kategori Gi +84 kg dan medali perunggu di kategori No-Gi +84 kg.
Persiapan untuk kompetisi ini dilakukan selama satu bulan dengan meningkatkan frekuensi latihan dari dua kali menjadi empat kali seminggu. Selain itu, mereka juga memperluas sparing di berbagai tempat bela diri untuk evaluasi ke depan, dengan fokus pada pengembangan teknik grappling.
Jibril, yang juga Ketua UKM Judo UGM, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian dua medali perak setelah lama tidak bertanding pasca operasi lutut. “Saya bersyukur mendapat dua medali perak di pertandingan ini. Saat pertandingan, saya merasa cukup menikmati setiap prosesnya,” ujarnya pada Selasa (28/4).
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen UKM Judo UGM dalam mengembangkan potensi atletnya, tidak hanya di cabang judo tetapi juga dalam olahraga bela diri serumpun seperti Ju-Jitsu. Prestasi ini juga menegaskan bahwa UKM Judo UGM terus berkembang sebagai wadah pembinaan atlet bela diri yang produktif di lingkungan perguruan tinggi.
Sebagai penutup, Jibril berharap kemenangan ini dapat memotivasi anggota lain untuk mengikuti berbagai kompetisi mendatang. “Harapannya bisa memotivasi teman-teman bagaimana UKM Judo bukan hanya berorientasi pada hasil tetapi juga menikmati setiap proses dan perjalanan menuju kesuksesan,” pungkasnya.



















